Musim Hujan, Peranti Penerangan di Motor Harus Dioptimalkan!

25

Sobat MMBlog sekalian, gimana aktivitas motoran kalian di musim hujan ini?. Musim yang cuacanya, seringkali meminta bikers atau motorist untuk tampil lebih “All Out” dari pada biasanya :mrgreen: . Entah itu “All Out” dalam artian atribut bikernya sendiri, atau “All Out” dalam artian motornya. Untuk bikernya, biasanya ya bawa dah itu mantel hujan atau jas hujan anti air, boots, dll. Untuk motornya, biasanya pengecekan di sektor rem dan ban, serta yang enggak kalah penting adalah sektor penerangan!

Di ibu kota, intensitas hujan sudah mulai konsisten nih Sob. Untuk menunjang keselamatan atau safety, sebaiknya temen-temen kudu ngecek yang namanya rem dan ban. Rem yang udah tipis atau magel sebaiknya dioptimalkan kembali performanya, segera service deh! Terus ban yang udah mulai botak juga diganti dengan ban baru yang kinyis-kinyis segar, biar grip di aspal yang becek plus licin juga tetap OKE! Nah, gak lupa, cek juga lampu depan motor Sob, apakah masih oke, atau sinarnya kayak lampu sentir kang ketoprak?

Penampakan LED M5

Nah, urusan lampu depan motor, udah seminggu ini MMBlog coba lampu depan LED (Headlamp) terbaru dari Philips yaitu Philips LED HL M5. Headlamp LED ini punya tipe yang secara umum dikenal dengan bohlam H6 Sob, di generasi LED, Philips menyebutnya dengan tipe M5. Lampu ini kompatibel dengan berbagai macam motor juga Sob, kebanyakan motor bebek dan skutik.

Nah, di rumah, MMBlog pasang LED M5 dengan manis dan sempurna di Suzuki Spin 125! Pemasangannya pun sama sekali enggak ribet, karena emang plug and play, tinggal taro di dudukan lampunya, pasang soketnya, udah deh, nyala terang benderang! BTW untuk speknya sendiri gimana nih Mas? Bisa dibilang udah canggih, hemat energi, dan juga stylish Sob!

Lampu ini cocok dipakai untuk kendaraan bermotor,khususnya roda dua karena punya intensitas warna cahaya yang tinggi dan oke, lebih dari 6500 Kelvin. Walhasil, warna sorot lampu yang dihasilkan adalah putih terang! Kemudian, menariknya lagi, untuk luas jangkauan sorot lampunya lebih jauh, lebih fokus, dan lebih mantap daripada bohlam standar Sob. Temen-temen bisa lihat foto dibawah, terang benderang! Di paragraf sebelumnya, MMBlog juga mention perkara hemat energi, emangnya berapa daya atau watt dari Philips LED HL M5? 6 Watt aja masbro! Otomatis, aki dan perangkat kelistrikan lainnya juga bakalan lebih awet! Karena kan sekarang siang hari juga harus nyalain lampu depan.

kondisi lampu mati
lampu dekat
lampu jauh

Untuk penetrasi sinar ke jalanannya juga oke banget! Kondisi jalanan kering mantap, kondisi hujan dan abis hujanpun ternyata performanya oke juga. Biasanya, lampu LED bakalan tekor kalau ketemu hujan atau jalanan yang abis kena hujan (warna hitam pekat mengilap), tapi ternyata tidak untuk Philips LED HL M5, karena sinarnya fokus banget, terang benderang, dan jangkauannya jauh, maka jalanan yang kondisinya demikian pun (becek) bisa tetap diterangi dengan baik. Plusnya lagi, klaim dari Philips, lampu ini bisa punya usia yang panjang, bisa sampai lima tahun pemakaian Sob, wiihh!

Asli, kebantu banget pakai Philips LED HL M5 di Suzuki Spin 125, karena emang lampu bohlam Spin MMBlog performanya udah letoy bin lemes, kayak lampu sentir pencari kodok di sawah masbro 😆 . Gimana? Buruan dah upgrade lampu depan motor temen-temen ke LED M5, kalau selama ini pakai bohlam H6, Insya Allah PnP (Plug n Play), oia, arusnya harus DC terlebih dahulu ya Sob, biar sinarnya konsisten dan mantap! Selamat mencoba Sob!

25 COMMENTS

  1. Kiprok juga kudu bagus. Minimal yg asli. Jangan KW. Bolam bisa cepet putus. Gosong dehh halogen ane yang notabenenya masih terbilang baru.

  2. Itu beam nya glare kemana-mana. Kasihan yg lawan arah. Saya pernah beli led osram 70rb dipasang di jupiter mx juga glare parah, akhirnya gajadi dipake dan balik halogen aspira, yg beam pattern nya malah bagus seperti ada cutoff.
    Trus bukannya led putih diatas 5000K malah susah nembus ujan ya? Apalagi kabut.
    Pengalaman pake gsxs hampir nyungsep gegara lampu led gak tembus kabut pas riding malam hari. Jadi saya beliin lampu bulat halogen hs1 deh, tembus kabut sekalian lengserin lampu aslinya yang aneh bin jelek.

    Halogen ftw.

    • Klo beam makenya pas arah berlawanan kosong aja mas, saya coba papasan kalo lampu biasanya masih oke kok.

    • Bukan high beam on Vandra, tapi dalam artian beam pattern=pancaran cahayanya. Low beam maupun high beam keliatan glare nya banyak (kalau high beam wajarlah, kan gak dipake terus-menerus).

      Tapi emang sih, kebanyakan orang2 udah pada kebal kena glare dari motor2 yg umum di jalan (looking at you, beat dan vario). Jadi mereka yg lawan arah bisa jadi terganggu tapi mengabaikan saja.

      Kalo saya pribadi gak begitu terganggu sama glare nya halogen std, tapi begitu diganti led, walaupun disetel nunduk mentokpun masih glare. Dan glare led lebih silau.

      Sebenernya ada banyak led yg beam pattern rapi dan minim glare, tp kebanyakan hs1 atau h4. Apesnya dimari bulb std bebek/matic bukan hs1/h4 padahal tipe ini lebih banyak opsi led yg decent.

  3. Salam bro Van, Bagi yang akan mengkonversi dari halogen ke led perlu di perhatikan apakah bohlam led yang akan kita pakai bisa optimal kerjanya jika dikombinasikan dengan reflektor oem, mengingat reflektor yang ada sejatinya di optimalkan untuk bias cahaya dari bohlam incandescent/ halogen; bila tidak cocok malah membahayakan kita atau traffic dari depan, karena reaksi emitter led yang sudut biasnya tidak cocok dengan reflektor.
    Alangkah baiknya kita pertimbangkan dan kalkulasi/survey contoh dilapangan supaya aman dan nyaman mengingat banyak produk dan karakter masing2 produk dqn efek yang berbeda.Salaam

    • klo dr kalimatnya “oia, arusnya harus DC terlebih dahulu ya Sob, biar sinarnya konsisten dan mantap!” bs bro kynya cuma y typical arus AC klo gas tinggi baru terang. Tp intinya bs dlu ap kga ye krn skywave ane msih AC jg ;p Mungkin dibwh ane bisa kasih jawaban teknisnya…Ty

    • Bisa, tapi led bakal keliatan banget kedip2 kalo lagi langsam. Juga bakal tdk awet.
      Saya pernah pasang led RTD di kelistrikan AC, sebulan udah tewas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here