Beli Motor Bekas di Luar Negeri Kemudian Kirim Indonesia (Impor Motor Bekas), Apakah Bisa? Ini Investigasi MMBlog!

20

Sobat MMBlog sekalian, sebagai blog yang sering dan konsisten ngebahas mengenai motor besar, nampaknya ada lumayan banyak temen-temen pembaca yang keracunan pengen juga punya moge. Moge, bisa dibilang, harganya emang kurang oke, relatif mahal, dan enggak rasional. Tapi diluar negeri sana, moge harganya murah, apalagi yang seken! Bayangin, CBR600RR bisa dijual dengan harga 40-50 jutaan tahun muda! Gimana enggak ngeces, lalu banyak yang nanya, bisa gak beli motor itu, terus dibawa ke Indonesia? Jatuhnya ya Impor motor bekas yah. Hmm, gak sedikit yang nanya gini, dan akhirnya, MMBlog tergelitik untuk melakukan penelusuran.

Pertama-tama, MMBlog mau tanya dulu. Impor-nya ini nanti kalau di tanah air, maunya bersurat resmi? Atau enggak ada suratnya nih? MMBlog bahas satu-satu deh yah.

Pertama untuk yang pengen moge bekas impornya bersurat resmi. Sepertinya, setelah MMBlog melakukan penelusuran dan investigasi online, 98% moge bekas yang diimpor gak akan bisa mendapatkan surat resmi macam Form A, Faktur, BPKB, dan STNK. Karena apa? Karena di Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI Nomor : 49/MPP/Kep/2/2000 tertulis:

Nah, bisa gak tuh ngikutin syarat-syaratnya? Katakanlah kita beli bekas sama orang di luar negeri, atau kita kerja diluar negeri terus pakai motor kita disana, bawa kesini, terus surat bukti uji tipe dari negara asal pembuatnya didapet dari mana? Jangankan bekas, kalau beli baru enggak bisa nongolin itu semua sebagai syarat, itu motor segelondongan enggak bakalan bisa masuk ๐Ÿ˜† . kalaupun bisa masuk, seumpama di shiping dari luar, nanti di pelabuhan atau bea cukai ditanyain mana kelengkapan dokumennya. dan lain-lain yang ada di atas, nah lho? Jadi, untuk bersurat, kayaknya 98% mustahil dah.

Kedua untuk yang pengen moge bekas impornya bodong. Kalau ini ya mungkin aja, tapi tetep, untuk CBU segelondongan enggak akan bisa, tapi kalau peretelan, mungkin aja bisa Sob. jatuhnya jadi sparepart, begitu sampai disini, ya dirakit lagi. Otomatis, dokumennya juga gak ada, ya gak bisa lah dibikin surat. Peretelan disini gak melulu sampe terurai semua yah, kayak sasis, mesin pelek kepisah aja, jatuhnya udah keurai itu.

Bisa juga kalau temen-temen kayak penjelajah dunia gitu, atau peturing dunia. Beli motor di luar negeri, bikin carnet, terus tunggangin dah sampe ke sini, kan mantap! ini jatuhnya sebenernya kayak impor sementara, tapi tetep ya enggak bisa dibikin suratnnya. Duta besar juga bisa bawa kendaraan dari luar negeri untuk digunakan, tapi ya enggak terbit lah itu surat menyuratnya tetep.

Peraturan Impor Kendaraan Bukan Baru (Kendaraan Bekas)

Pemerintah sebagai penyelenggara kehidupan bernegara, sejatinya juga punya peraturan mengenai hal ini, hal ini di muat di Peraturan Menteri Perdagangan RI No 38/M-Dag/Per/12/2005 Tanggal 29 Desember 2005. Nah, bisa aja impor KENDARAAN bukan baru, tapi sayangnya, yang bisa impor adalahย  Perusahaan Pemakai Langsung, dan Perusahaan Rekondisi Untuk Pemulihan dan Perbaikan Kendaraan Bermotor Bukan Baru. Kemudian, SEPEDA MOTOR TIDAK TERMASUK ke daftar/list kendaraan bukan baru yang boleh di impor. Yang boleh di Impor dalam keadaan bukan baru adalah kendaraan-kendaraan yang punya fungsi konstruktif, daya angkut besar terhadap barang, macam traktor, derek, dll. Untuk kendaraan yang peruntukkan sebagai transportasi perorangan/ atau Pleasure (senang-senang) ya enggak bisa.

Intinya sebenernya sederhana. Tulisan di atas itu MMBlog ngacu sama berbagai peraturan yang udah dibikin sama pemerintah. Tapi kalau mau bermain logika sederhana, impor atau beli kendaraan bekas diluar negeri secara personal, terus disuratin disini, ya enggak bisa lah. Yang ada, ATPM, Importir Umum, atau badan usaha lain yang resmi dan bayar pajak ke pemerintah bisa tutup buku, ngomel-ngomel, cuap-cuap, darah tinggi, dan berbagai ekspresi emosional lainnyaย ๐Ÿ˜† , lah, ngapain beli di dealer kalau kita bisa beli sendiri dengan harga murah, bekas, kondisi segar, terus disuratin? Kalau emang bisa mah, MMBlog pribadi udah punya moge empat silinder full paper dari kapan tau masbro :mrgreen: .

Gimana? Udah jelas belum? Kalau belum jelas, silahkan klik tautan di bawah ya. sampai pedes dah tuh mata baca pasal perundang-undangan, wkwkwkwk.

KLIK

Check

KlIK LAGI

CEK

20 COMMENTS

  1. Haha.. ya jelas gak bisa lah.. ane main mobil exs singapur sma malaysia.. kalau ada barang antik (mini cooper lawas, mercy, bmw dll) ya di potong/di pritil/diurai atau istilahnya halfcut.. trus masukin peti, masukin kontener nanti sampe jkrta baru di rakit lagi.. ada surat? Kagak lah..haha tp ya gitu lah, orang indo mah asal ada duit berani aja jalan.

    • jadi gini mas, saya mau kirim akseroris sepeda motor/spare part jumlahnya sedikit gak terlalu banyak tapi harganya terbilang cukup mahal.
      apakah aman&adakah peraturan tertentu? mohon informasinya
      nah klo miskan barang saya di paketin jalur laut apa masih kena bea cukai juga gk ya..

  2. Itu peraturan dibuag untuk melindungi kelangsungan hidup perusahaan terkait..
    Kalo gak gitu mana ada ATPM yang mau jual moge disini..hehheheee

  3. Mohon pencerahan nya mas. Kalau bawa mesin motor glondongan aja. Tampa harus di bongkar satuโ€ memungkinkan kah.?? Bisa masuk ke indonesia

  4. Bro kalo misalnya kita beli mesinnya tok. Trus di swap sama motor yg udah kita punya yg full paper gimana?
    Nah mesin motor lama tetep kita simpan untuk keperluan gesek nomor mesin saat ganti plat atau perpanjang pajak kendaraan nya.
    Saya sih kepikiran gitu.
    Terus untuk pajaknya di cukai berapa persen bro dari harga barangnya? Mohon solusinya bro

  5. Kenapa pajak mahal?karna pendapatan negara dri pajak itu nah klo pajak udh mahal tpi negara ttp gini2 aja karna bnyk oknum2 pemerintah yg korupsi jdi percuma pajak di mahalin klo hasil pajaknya di korupsi

  6. PT.TIGA TIGA INDONESIA INTERNASIONAL
    Office : Gedung Regatama Room A206 Jl.Pariaman No.1B Setia Budi Jakarta Selatan

    Telp.021-22323158

    Website : http://www.importdoortodoor.com

    Emai :aziz.export.import@gmail.com

    WA/TLP : .08126529324

    Perihal : Penawaran Pengurusan Import Barang

    Kepada Yth,

    Bagian Import

    Dengan Hormat,

    Kami dari PT.Tiga Tiga Indonesia Internasional bermaksud untuk menawarkan biaya pengiriman import barang secara Door To Door dari negara China dan Singapore baik Via Udara maupun Via Laut dengan rincian biaya sebagai berikut :

    China-Jakarta Via Udara Rp.190.000,-/Kg

    Via Laut Rp.12.000. 000,-/Cbm. (Barang Umum)

    Rp.13.000.000,-/Cbm. (Barang Lartas,SNI)

    Singapore-Jakarta Via Udara Rp.140.000,- /Kg.

    Via Laut Rp.11.000 .000,-/Cbm. (Barang Umum)

    Rp.12.000.000,-/Cbm. (Barang Lartas SNI)

    Not : Kami juga melayani pengiriman import barang dari Negara lainnya.

    Demikian penawaran dari kami, Sukses mengiringi kita semua.

    Best Regards

    azis

  7. Sisi baiknya, seseorang yang memiliki motor impor tak kehilangan “pride”nya, jujur aja, aku punya love-hate relationship akan peraturan ini, (harus nguli biar bisa punya kuda besi yang eksotis) hohohoho

  8. Sejatinya motor bekas bisa diimpor, karena di BTKI tsb tertulis “lain – lain dengan mesin piston pembakaran pencetus api :
    Dalam bentuk CBU/lain lain”

    Itu artinya segala kendaraan bermotor dengan mesin piston pembakaran pencetus api dalam bentuk utuh (CBU)…

    Cuma yg jadi masalah, berani gaa shikat motor 2nd luar “dikirim” kemari?

    Btw ini penulisan sekitar tahun 2018 tapi kenapa sumber BTKInya 2006 (artinya menggunakan BTKI 2002) yg mana pada tahun 2018 sudah keluar dan diberlakukan BTKI 2017 (Sudah ada 3x revisi BTKI, yaitu 2007, 2012 dan 2017๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚), sumber mu too old masโœŒ๐Ÿ˜‚

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here