Ergonomi Yamaha FZ6 Fazer S2, Ergonomi Generik!

5

Sobat MMBlog sekalian, sebenernya artikel ini mau MMBlog kasih judul “Bagaimana Ergonomi Mas Moel Kalau Ditunggangi”, cuman kok nulisnya aja jadi kayak geli-geli jijik sendiri gitu yah :mrgreen: 😆 , yasudahlah, dibikin umum aja judulnya, wkwkwk. Request terhadap MMBlog untuk mereview Yamaha FZ6 Fazer S2 udah bejibun, oke lah, MMBlog bikin artikel review dari sisi ergonomi dulu yah Sob, lanjut!

Sebelumnya, MMBlog kurang tahu, apakan setang yang ada di Mas Mul itu setang orinya apa bukan. Ngelihat penampakan motor orisinilnya di Youtube, setang di Mas Mul kayaknya bukan setang OEM, melainkan setang Yamaha FZ1 yang notabene, lebih rendah dan lebih lebar, hmm, yaudahlah, tetep dibahas.

Dimulai dari setang, walaupun Yamaha FZ6 Fazer S2 adalah motor yang punya aura sporty karena berfairing, ini motor menggunakan setang pipa. Walaupun setangnya punya profil rendah atau rata, raiser orisinil dari motor ini udah tinggi Sob. Jangkau tangan MMBlog yang gak panjang-panjang amat, dapat dengan mudah meraih setangnya. Berasa agak baplang dan lebar, sama sekali enggak nunduk, tapi gak bisa dibilang upright juga. Sport touring, mungkin kata itu pas buat mendeskripsikan posisi duduk bagian pinggang ke atas. Dibilang touring thok juga enggak karena enggak setegap Kawasaki Versys atau Suzuki V-Strom, dibilang sport thok juga enggak karena jelas enggak sebongkok Yamaha R6 atau CBR600RR.

Jok dan footstep. Tinggi jok kalau melihat di spefisikasinya, adalah 79,5 cm, alias lebih pendek 1 cm dari Kawasaki ER6n. Tapi lihat, MMBlog jinjit lho, lebih jinjit ketimbang naik ER6n malah. Karena apa? Karena joknya lebar Sob. tinggi MMBlog 167 cm, buat yang tingginya lebih dari 170, dijamin napak banget dah. Footstepnya punya posisi yang lurus dengan kecenderungan agak maju ke depan sedikiiiit dari footstep. Jaraknya pun dari footstep gak deket-deket amat, otomatis leg room jadi lebih lega, kaki rileks, karakternya jadi sit-in, enggak kayak lagi jongkok di jamban masbro.

Secara umum, bisa dibilang, kalau ergonomi dari Yamaha FZ6 Fazer S2 adalah ergonomi yang “generik”. Buat MMBlog yang gak terlalu suka ergonomi bongkok, posisi riding di Yamaha FZ6 Fazer bener-bener pas. Diajak jalan jauh, jauh dari kata pegal-pegal. Diajak riding ala sportbike seruntulan, enak! Di ajak riding santai dalam kota dan macet-macetan? Juga posisi duduknya nyaman. ditambah lagi, ini motor untuk ukurannya, bisa dibilang enteng lho Sob. setelah dibandingkan dengan ER6n, jadi berasa si Merah itu emang berat sangat! Wkwkwkwk, oke deh, next artikel riding reviewnya yah!

Mungkin Mas Mul akan lebih nyaman lagi ditunggangin kalau setangnya diganti sama setang yang agak tinggian dikit dan lebih deket ke badan rider, ergonomi touring tapi motor kenceng! jajal ah!

5 COMMENTS

  1. tapi ER6n emang berasa berat pake banget Mas sumpah..
    pas nyoba Z650 beda banget feel nya, light banget.. kayak nya faktor frame sama ketinggian center of grafity nya ya..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here