Honda Sport 223 Atau 250 CC? Mending Ditandem Aja Kali Ya?

22

Image

Masbro sekalian, kali ini dunia blogosphere lagi diramaikan sama kemungkinan bahwa Honda Tiger akan mengusung mesin 223 CC yang platformnya mirip sama Honda CB223 yang pernah diimpor dari Jepang sama Hobby Motor dengan harga yang “dahsyat”. Honda CB223 sendiri adalah sepeda motor Honda dengan tipe retro yang desainnya mirip banget sama CB100 lawas, yang ngebedain adalah suspensi belakang yang udah monoshock dan juga pengabutan yang udah menggunakan Injection Beken Ala Honda PGM-Fi. Menarik nih buat dibahas!.

Sinyalemen mengenai Honda akan menggunakan mesin 223 CC udah terendus oleh Blogger Kondang kita Kang Taufik. Tapi yang menarik, beberapa bulan belakangan Honda Jepang entah sengaja ngebeberin atau kecolongan, ada list yang menuliskan bahwa tahun 2014 ini Honda akan mengeluarkan sepeda motor dengan kubikasi 250 yang bernama CB250F. Nah, menurut terawangan sotoy MM, CB250F ini kemungkinan mesinnya akan lebih advance daripada mesin CB223 yang masih menggunakan pendingin udara. Terus, timbul pertanyaan, jadi next Tiger Generation bakal pake mesin yang mana nih?

Image

Image

Jujur aja masbro, MM sama sekali gak punya bisikan. Tapi kalo bisikan hati MM sih ya, akan lebih indah apabila Tiger dicaplokin mesin 250CC yang CB250F itu. Kenapa? Karena Tiger sendiri adalah sebuah Ikon Honda Indonesia, Ikon Cowok Maskulin (IMHO, hehe). Jadi untuk ngimbangin image yang begitu kuat hingga menjadi ikon gini, harus disertai dengan teknologi dan mesin yang juga terkini.

Tapi MM gak bilang CB223 atau mesinnya ini gak bagus buat digunakan loh ya. Mesin kayak gini itu udah punya penggemar setianya sendiri, dan durabilitasnnya jangan ditanya. Terus, akan lebih baik apabila AHM mau ngeluarin sepeda motor ini sebagai “brother” atau ditandem gitu. Yang satu Saudara Tua, yang satu Saudara Muda, hehe. Last, menurut MM apabila strategy ini dilakuin, hal ini bisa ngebendung serangan-serangan dahsyat dari geng ijo atau rival terdekat Honda, yaitu Yamaha (Suzuki kayaknya masih malu-malu), tapi emang sih, biaya atau costnya pasti guede banget, hehe. oke deh, semoga menginspirasi ya masbro.

Motor Kubikasi Mungil Dengan Silinder Lebih Dari Satu, Pernah Loh Diproduksi Oleh Honda!

33

Masbro sekalian, seperti yang sudah kita semua fahami bahwa sepertinya (belum diuji hipotesisnya) jumlah silinder pada sepeda motor adalah salah satu variable yang mempengaruhi evaluasi atau attitude (sikap) konsumen terhadap sepeda motor tersebut. Yap, jumlah silinder yang lebih dari satu sepertinya merupakan mata air di tengah oase (umumnya motor-motor di dalam negeri silindernya jomblo aka sendirian). Tapi, saat ini kubikasi motor yang sering dicekokin silinder lebih dari satu itu motor dengan kubikasi 250 CC atau lebih. Tapi sebenernya, ada gak sih motor harian/produksi missal CC imut yang silindernya lebih dari satu, lanjuut masbro.

Image

Mungkin sebagian dari masbro masih asing sama motor yang namanya Honda Varadero. Terus kalaupun tahu mungkin masbro taunya varadero yang 1000 CC. tapi gak taunya motor Honda yang kodenya XL ini punya varian yang CCnya “hanya” 125, walah jauh bener ya masbro. Itu kenapa “hanya”nya dipasangin tanda kutip? Soalnya, biar kata hanya 125 CC, Honda Varadero imut ini mesinnya dua silinder V-Twin! Wow, suaranya pasti halus banget bro!

Motor adventure imut ini mampu memuntahkan power hingga 14,2HP, lumayanlah buat motor 125 CC, :mrgreen: . Udah gitu tangki bensinnya mampu nampung bahan bakar hingga 17 liter! (Waduuh, touring Jakarta – Bali bisa gak ngisi inimah!) Honda Varadero 125 pertama kali diproduksi pada tahun 2001 dengan masih menggunakan karburator, dan pada tahun 2007 sistem pengabutan bahan bakarnya diganti dengan menggunakan fuel injection ala Honda yang beken, yaitu PGM-Fi. Kemudian, pada akhirnya Honda Varadero kudu tutup usia pada tahun 2012-2013 di pasar Inggris.

Image

Image

Menurut review dari MCN, harga dari Honda Varadero ini lumayan overpresss jika dibandingkan dengan competitornya yang hanya menggunakan satu silinder. Ya iyalah, silindernya lebih, otomatis part juga lebih banyak, udah gitu teknologinya mesti advance banget, bikin satu silinder 62,5 CC, itu silinder motor apa dot bayi ya masbro, hehe.

Last, emang sih masbro, rada mubazir juga bikin motor CC kecil dengan multisilinder, udah mahal, power juga segitu-segitu aja. Ya kalau 125CC mau kenceng tinggal bawa aja ke bengkel modip atau speedshop, dijamin ngaciirrr, hehe. Tapi kalau mau jadi ajang unjuk gigi sih oke-oke aja menurut MM. Oke deh, semoga menginspirasi ya masbro.

Apakah Honda CB650F adalah Downgrade Dari Honda CB600F Hornet?

31

Masbro sekalian, semalem MM iseng-iseng ngerapiin file-file yang ada dileptop. Wah, udah acak-adul banget nih file-file di leptop MM. Terus sampe akhirnya MM ngerapiin file-file gambar motor (namanya motor mania pasti demen banget dah ngambil gambar-gambar motor). Rapihin gambar demi gambar, akhirnya MM ngeliah sebuah gambar/foto Honda Hornet 600 aka CB600F. Nah begitu MM ngeliat gambar motor ini MM tergelitik buat bikin artikel. Oke deh, lanjut dulu masbro, hehe.

Selain gambar Honda Hornet 600, MM juga udah ngesave foto dari Honda CB650F yang merupakan gacoan baru Honda di Tahun ini atau mungkin tahun depan. MM teliti lebih lanjut, walah ternyata bener adanya hipotesis MM masbro. Yang bener apanya? Jadi part-part yang nemplok di Honda CB 650 F itu lebih “biasa” atau inferior (IMHO BANGET) dibandingin dengan pendahulunya yaitu Honda Hornet 600.

Silahkan Masbro teliti empat gambar yang ada dibawah.

Dari sisi agak miring

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

Image
Honda Hornet 600
[/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]
Image
Honda CB650F

Dari Samping

Image

Image

Nah, Masbro udah nemu belom kira-kira part apa aja yang Inferior di Honda CB650 dibanding Honda Hornet. Langsung MM kasih tahu ya. Jadi part-part itu yang pertama adalah Front Fork atau Suspensi Depan. Coba deh masbro perhatiin, Honda Hornet 600 menggunakan Upside Down sedangkan Honda CB650F menggunakan Teleskopik Konvensional. Terus yang kedua adalah jumlah piston pada kaliper rem depan yang nemplok di keduanya. Coba masbro perhatiin, Honda Hornet menggunakan tiga piston untuk tiap kalipernya, tapi Honda CB650F hanya menggunakan dua piston untuk tiap kalipernya.

MM kira alasan Honda nyantolin part yang “biasa aja” ke Honda CB650F adalah untuk menekan banderol. Mungkin juga Honda berpikiran “Ovelkill kali ya pake upside down sama kaliper tiga piston buat motor street bike”. Terakhir, MM sama sekali gak meng-under-estimate kualitas Honda CB650F loh ya. Bahkan jika motor ini launcing di Negeri Tercinta, MM bakal galau abis-abisan, hehe. Terakhir, CB650F memiliki point yang menjadi kekuatannya, yaitu CC-nya yang nambah 50CC, dan mesin 4 silinder yang katanya, bener-bener baru. Oia, kalo MM ada salah, mohon koreksinya ya, CMIWW gitu istilahnya, hehe. 

 

 

 

[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Inazuma Half-Fairing Dengan Yamaha Moge Polisi, Mirip-Mirip Yah!?

32

Mas bro sekalian, tadi pas lagi riding dengan Scoopy Spuki, MM ngeliat ada Pak Polisi yang juga lagi riding dengan motor besar operasionalnya Yamaha XJ900 Diversion.” Hmm, mantap bener ini moge” gumam MM dalam hati. Motor yang touring banget dan pernah dijual sama Probike ini melaju dengan santai, disertai dengan suara “berat” dan “dalam” dari double mufflernya, “Bfreeeemmm”

Terus MM jadi keinget kalau MM pernah baca artikel di Majalah Motorplus kalau Suzuki Inazuma juga ada Police Editionnya, dan MM langsung mikir “kayaknya mirip dah ini dua motor”. Langsung browsing, walah ternyata emang bener bro, desainnya lumayan mirip. Monggo masbro cek kedua gambar dibawah, mirip-mirip kan?

Image

Image

Perbedaan signifikan cuma terlihar di header knalpotnya aja, Inazuma menganut 2 silinder sedangkan motor pak polisi menggunakan 4 silinder. Ada kemungkinan Suzuki bakal ngebawa motor ini ke Indonesia tahun depan, tapi ya gak bisa pake strobo dan toa kayaknya bro, hehe. Oke deh, semoga menginspirasi ya masbro.

 

Motor Pabrikan Dengan Kubikasi Terbesar, Apa Itu?

31

Masbro sekalian, kali ini MM mau nanya ke masbro semua. Kira-kira motor pabrikan apa yang memiliki CC terbesar? Sebagian dari masbro mungkin menjawab Goldwing, atau Triumph Rocket. Tapi tahu gak sih? Kalau sepeda motor dengan kubikasi terbesar itu asalnya dari negara Paman Sam Amerika Serikat? Terus apa dong? Harley? Bukan Masbro, oke deh, lanjut ke bawah ya.

Image

Menurut penelusuran MM, motor pabrik dengan kubikasi terbesar saat ini dipegang oleh merek Boss Hoss. Yup, pabrikan ini adalah pabrikan motor  yang spesialis membuat sepeda motor chooper dengan kubikasi yang teramat-sangat besar. Terus berapa emang CCnya? Tarik napas dulu masbro, sepeda motor Boss Hoss memiliki kubikasi hingga 5000an CC. WOW, edun euy CCnya.

Image

Motor Boss Hoss kayaknya menyasar segmen orang-orang “gila” di Amerika. Orang yang udah bosan dengan segala sesuatu yang mainstream. Orang yang udah banyak duit. Dan orang yang udah gak tau lagi hidupnya mau dibawa kemana, jadi ya serahkan saja hidupnya pada motor 5000 CC :mrgreen: .

Terus gimana mesinnya? Menurut website resminya, mesin Boss Hoss itu berbasis dari mesin V delapan silinder dan mempunyai kubikasi  4807 CC (biasanya di genepin jadi 5000 CC) yang mana hanya memiliki dua tingkat percepatan dan penggerak rodanya menggunakan belt. Power yang dimuntahkannya bisa mencapai 295 HP, ampun dah. Terus ban depannya menggunakan ban dengan lebar 130 dan belakangnya menggunakan ban lebar 300. Gak kebayang masbro gimana rasa jambakannya, ngeriiii.

Terakhir, Boss Hoss sendiri adalah merek yang dapat dibilang masih muda. Mereka baru mulai memproduksi sepeda motor dengan CC gambot sejak tahun 1990. Terus buat informasi aja nih. 3 tahun lalu waktu MM masih suka buka website bursamoge.com, di sana pernah ada yang jual loh masbro. MM gak tau deh itu surat resmi atau bodongan. Yang jelas emang asli dijual. Terus yang jual itu orang Jogja, dan emang spesialis jualan moge sih. Oke deh masbro, mudah-mudah menambah wawasan dan membuka cakrawala tentang roda dua di dunia ya.

Sepeda Motor Merek “Jawa”, Asalnya Dari Mana Hayo??

37

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

Image
Jawa 353 Tahun 2007

Masbro semua,  kalau masbro suka lihat-lihat iklan sepeda motor di harian Poskota, masbro pasti pernah ngeliat kolom iklan sepeda motor dengan merek Jawa. Mungkin sebagian dari masbro mikir bahwa sepeda motor ini adalah sepeda motor buatan Indonesia. MM aja mikirnya gitu kok pas awal-awal. Namanya persis kayak pulau dengan kepadatan penduduk tertinggi di Indonesia, yup pulau Jawa. Tapi sebenernya motor ini gak ada sangkut-pautnya sama Jawa atau Indonesia. Terus sebenernya asalnya, atau darimana sih country of origin-nya? Lanjuut.

Oke deh masbro, motor merek Jawa ini sebenernya berasal dari Republik Ceko, negara yang letaknya di Eropa Tengah. MM juga gak nyangka ternyata negara yang terbentuk karena bubarnya Cekoslavia ini ternyata memiliki merek sepeda motor. Kemudian,  nama Jawa sendiri berasal dari nama founder atau pendirinya yaitu Frantisek Janecek dan mengambil basis mesin dari sebuah divisi sepeda motor yang yang telah stop produksi bernama Wanderer. Jadi Jawa itu gabungan dari Janecek dan Wanderer. Kemudian sepeda motor Jawa pertama kali dibuat pada tahun 1929, dan berkubikasi 500 CC.

Image

Terus gimana eksistensinya? Menurut wikipedia dan websitenya untuk pasar inggris. Sepeda motor Jawa masih bisa dibeli dan dipesan. Tapi kalau menurut MM pribadi model-modelnya kayak motor Jepang jadul ya masbro.  Adapun kubikasinya macem-macem, dimulai dari rentang 250-650CC.

Image

Last, artikel ini MM tutup dengan kebingungan MM. Kok bisa ya masbro motor dari Republik Ceko masuk ke Indonesia dan ada pula iklannya di Poskota (yang dijual yang CC nya 350). Tapi emang sih motor yang dijual itu kebanyakan motor tua yang tua banget. Apa dulu pas perang dunia ke dua, motor ini pernah dibawa sama pendatang ya? Mungkin ada masbro yang bisa ngasih pencerahan. Oia, nanti kalau MM lihat Iklannya lagi, MM foto deh :mrgreen: .[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Jajal Jalan Layang Kampung Melayu-Tanah Abang, Mumpung Boleh Masbro!

42

 Image

Masbro sekalian, per kemarin dan kemarin lusa, MM “berhasil” riding di Jalan Layang yang menghubungkan Kampung Melayu hingga Tanah Abang. Jalan layang ini baru aja dibuka untuk umum akhir tahun kemarin. Pada hari kamis kemarin MM riding dari arah kampung melayu ke tanah abang, dan hari ini MM riding ke arah sebaliknya yakni dari arah Tanah Abang ke Kampung Melayu.

Kenapa MM sampai nulis artikel kayak gini masbro? Soalnya rencana ke depannya, jalan layang ini gak boleh dilalui atau forbidden untuk kendaraan roda dua. Tapi, dalam uji coba awal ini, roda dua juga diperbolehkan melintas. Hal serupa juga terjadi ketika uji coba jalan layang Antasari-Blok M. Waktu uji coba, MM juga pernah lewat jalan layang ini pas bulan maret tahun lalu, tapi MM belom jadi blogger, jadi gak ditulis deh, gak ada fotonya juga, hehe.

Hari Kamis kemarin MM riding sama soulmate MM naek Thunder 250 dan di tengah hari bolong. Kontur jalannya lucu masbro, turun-naik gitu, jalannya mulus (ya masih baru juga, hehe), udah gitu lancar pula, dan lumayan panjang euy.  Dari jalan layang ini kelihatan banget gedung-gedung tinggi di ibukota menjulang dengan gagah dan siap mencakar langit. Terus hari jumat kemarin MM riding pake Scoopy Spooky dan bareng  soulmate MM juga. Di senja hari, Jakarta terlihat indah masbro dari ketinggian. Langitnya berwarna jingga dengan kombinasi kelabu. Emang sih kemarin cuacanya juga lagi cerah banget. Tapi itu dilihat dari atas loh ya, begitu sampe di jalan Kasablanka, langsung deh ketemu sama asap dan macet.

Image

Image

Oia, sebelumnya MM ngerasa ada diskriminasi juga perihal tidak diperbolehkannya roda dua untuk melintas. Tapi begitu coba melintas, emang sih masbro, rada ketar-ketir juga pas hari Kamis, karena anginnya lagi kenceng. Lagi pula MM ngerasa anginnya itu jadi lebih terarah dan fokus karena jalan layang itu profilnya kayak lorong, yang mana tembok kanan-kirinya rada tinggi. Niat pemerintah sih baik, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tapi tetep, sensasi ngelihat pemandangannya beda pasti jika ngebandingin ngelihat dari mobil dan dari motor. Ngelihat dari motor itu rasa freedomnya POL! Hehe, ayo masbro yang tinggal di Ibukota, monggo lewatin jalan ini mumpung masih boleh.

Image

Image

Indikasi Bahwa Sport Misterius Adalah Motor Kawasaki

18

Masbro sekalian, masih seputar si sport misterius, kali ini MM mau ngasih lihat indikasi bahwa motor yang terjepret kamera itu adalah motor dari Kawasaki. Via detik, pihak Kawasaki membantah bahwa sepeda motor yang terjepret kamera bukanlah Ninja 150FI. Bener emang itu bukan Ninja 150 FI, tapi 250 CC, hehe. Terus ada bantahan juga bahwa sepeda motor itu juga bukan sepeda motor dari Kawasaki. Tapi MM punya satu indikasi bahwa sepeda motor itu emang sepeda motor Kawasaki, kira-kira apa tuh masbro?

Oke deh, selain sein yang bentuknya mirip sama sein ninja 250, ER6n, dan Z800. MM mau ngasih liat ke masbro mengenai helm yang dipakai oleh rider di depan sport misterius (rider sport misterius sama rider di depannya jaketnya sama juga euy). Di gambar yang MM lingkari warna merah terlihat sebuah helm yang motifnya gak asing banget buat orang yang concern sama aksesoris atau apparel Kawasaki. Yup, itu adalah helm hadiah apabila masbro beli ZX6-R atau Z800. Tipe dari helm itu adalah KYT C4-Tech, termasuk kedalam top of the line helm KYT. Monggo masbro cek dan bandingkan dua foto dibawah.

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

Image
Yang di dalam lingkaran merah
[/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]
Image
Ini dia helm hadiah Z800 (ngambil dari FJB kaskus)

Nah, kalau udah begini masak iya sih, pabrikan laen yang lagi ngetest motornya pake helm dari merek lain? Kalau perkara helm gini kan jatohnya jadi branding. Buat apaan pabrikan A misalnya, mempromosikan pabrikan B? Kalau kata orang Betawi “mendingan gue masarin merek gue sendiri!”.

Tapi bener juga sih masbro kata Kang Taufik, seandainya ini motor emang dari Kawasaki, belum tentu juga di launching. Masbro masih ingat gak? Pada tahun 2011 kemarin, Kawasaki juga melakukan test motor 250 CC 4 silinder, tapi kenyataannya, motor itu gak ada gaungnya lagi sampai sekarang.

Oia, agak nyangsang dikit, di Blognya Mas IWB ditulis bahwa Kawasaki lagi mesen Ban Dunlop TT900. Nah emang sih masbro, disinyalir ban yang dipake motor sport misterius itu Dunlop TT900. Sebenernya sih ada dua kemungkinan ban dengan kembangan kayak gitu, yang pertama adalah Dunlop TT900 dan yang kedua adalah Battlax BT-39. Tapi yang logis buat ban OEM ya TT900, soalnya TT900 ini adalah ban OEM Suzuki Thunder 250, dan harganya? Suer dah! Asli EKONOMIS! Dulu aja tahun 2010 harganya gak sampe 200rebu buat ukuran 120/80-17, tapi dengan ban dalam ya masbro, MM gak tau deh kalau ada versi tubelessnya. Jadi kayaknya kalau emang dirilis, pricing motor ini bakal menarik banget. Oke deh, semoga membantu ya masbro.

[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Monkeymoto Road To Bakauheuni Seaport

18

Image

Masbro sekalian, setelah beberapa minggu absen bikin artikel mengenai perjalanan atau touring, kali ini MM mau sharing pengalaman touring MM ke luar pulau Jawa, yaitu ke pelabuhan Bakauheuni Lampung. Sebenernya sih MM and friend gak ada rencana buat nyebrang ke pulau Sumatra, Cuma karena kegalauan salah satu sahabat MM ketika ngelihat pelabuhan Merak, akhirnya kami memutuskan buat nyebrang, tujuan utamanya sih mau ke cilegon, silaturahim sama saudara sahabat MM. Sumpah masbro, Cuma nyebrang tok! Dan jalan sekitar 20 km buat nyari atm karena duit MM gak cukup buat beli tiket balik ke Pelabuhan Merak. Tapi ada yang unik nih di touring kali ini. Oia touring ini mm lakonin sama sabahat MM dua tahun lalu.

Awal keberangkatan, MM and friend berangkat dari rumah masing-masing. MM berangkat dari rumah jam 6 pagi, dan kami semua sepakat buat ketemuan di depan gedung smesco jalan gatot subroto. On time akhirnya MM ketemu sama dua sahabat MM, Arief dan Ihsan. Oke deh, akhirnya kami semua riding ke arah barat pulau Jawa. MM and friend riding melalui “jalur lama” ke arah Merak. Kenapa dibilang jalur lama? Karena sekarang mah kalau roda 4 mau ke Merak tinggal lewat tol aja. Tapi MM and friend agak memutar jalannya, jadi lewat jalur alternatif yang letaknya lebih ke barat. Jalannya asik masbro, kiri-kanannya sawah, relatif mulus deh.

Riding di banten, sudah tentu pasti hawa panas yang bakal kita rasain. Gak ada gunung juga soalnya. Udah gitu, waktu touring itu MM pake jaket alpinestar sniper yang bahannya polyster tebal, makin tambah gerah aja masbro. MM inget banget, perjalanan ini MM and friend Cuma istirahat dua kali, yang pertama di masjid Ar-rohmah Tirtayasa Jongjing dan yang kedua di masjid Raya Cilegon.

Image

Image

Riding terus, akhirnya MM and friend sampe juga di pelabuhan Merak. Girang bukan maen (agak norak ya) akhirnya kita semua beli tiket baut nyebrang, dulu kalo gak salah HTM nya 37ribuan deh. Perjalanan dari Merak ke bakauheni memakan waktu sekitar 3 jam, sejam nunggu kapal loading dan dua jam perjalanan. MM berangkat ke Bakauheuni naek kapal roro, kapal yang udah keliatan berumur dan renta karena karat ini masih terlihat tangguh buat nganter ratusan orang ke pulau Sumatra atau sebaliknya. Ruang tunggu kapal ini agak memprihatinkan, kursinya aja kursi platik yang suka dipake buat rapat di kelurahan, kalau mau agak enakan tinggal bayar 25 ribu lagi buat masuk ke ruangan yang ada acnya. Jujur lagi nih, ini pengalaman pertama MM and friend naek kapal feri, hehe.

Image

Image

Sampai di Bakauheuni, MM agak-agak grogi dan kagok gitu. Pengalaman gelinding di pulau Sumatra nih. Dan, seperti yang udah MM tulis di atas, di pelabuhan ini MM Cuma foto-foto dan ke atm buat ngambil duit, abis itu MM balik lagi ke pelabuhan, beli tiket, dan ke pulau Jawa lagi, jadi malu MM, hihi.

Image

Nah, di perjalanan pulang ini, kapal feri yang MM tumpangi kondisinya 180 derajat sama yang MM tumpangi ketika berangkat. Kapal yang ini terlihat baru, ruang tunggunya semua full AC, ada Tvnya, ada tempat tidurnya, ada jasa pijatnya, wuih pokoknya lengkap POL! Dan yang paling penting, biayanya sama masbro!

Image

Image

Di perjalanan ke pulau Jawa ini MM and friend malah pengen berlama-lama di kapal, hehe. Lah wong adem banget, nyaman, wangi. Josslah buat pemerintah! Terus sediain transportasi massal yang kayak begini dong buat rakyatnya. 3 jam kemudian, akhirnya MM and friend sampai juga di pulau Jawa, dan langsung riding ke rumah saudara sahabat MM di Cilegon. Total perjalanan sekitar 15 jam deh, dari jam 6 sampe jam 9 malem.

 

Ninja Baru Single Silinder, Mudah-mudahan Basisnya Mesin KLX atau SE!

17

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

Image
Mas Iwan, izin Kopi gambarnya ya

Masbro sekalian, dunia blogosphere saat ini lagi heboh banget karena sebuah penampakan motor yang disinyalir adalah keluarga baru dari Ninja series. MM pas buka blognya Kang Taufik sama Mas IWB jadi rasa syok juga, “walah, ini Kawasaki mau bikin ulah apaan lagi nih?”. Tapi yang MM mau bahas disini adalah kemungkinan-kemungkinan mengenai mesin apa yang akan dipakai. oke deh, lanjut ke paragraf selanjutnya masbro.

Jadi gini, sebenernya MM udah punya artikel yang ngebahas kenapa kok Kawasaki gak ngeluarin sport 150 cc 4 tak? analisa MM di artikel itu adalah, bahwa kayaknya agak susah deh menggantikan atau memposisikan motor 150 cc 4 tak buat mengganti kedigdayaan ninja 150 2 tak yang udah melenggang-kangkung di jagad permotoran tanah air. Tapi menurut MM sih bisa aja, tapi ya itu, mesinnya harus asli superior! kalo gak 150 CC 2 silinder, ya pake mesin 150CC Special Engine, tapi mau dihargain berapa itu motor jadinya? 150 CC 2 silinder itu costnya gede banget kayaknya, kalau mau pake mesin SE sih mungkin ya, tapi pasti kawasaki punya strategy sendiri kenapa belom terjun ke sport 150 CC.

Hingga pada hari ini, MM liat penampakan motor sport baru Kawasaki, nah MM langsung punya pikiran bahwa kemungkinan ini adalah motor 250 CC kawasaki single silinder, udah gitu kang taufik juga udah bahas di artikel yang ngebahas skenario kedua tentang motor ini. Logis sih masbro apabila motor ini diposisikan buat menggantikan Ninja 150 dua tak, karena dari segipower 250 CC DOHC itu tenaganya cukup mumpuni. Terlebih apabila mesinnya diambil dari mesin KLX 250. Mesin KLX ini torsinya mantap bener dah! Apalagi part performanya juga udah banyak tersedia, mau bore-up juga udah ada paketnya! Hal ini juga logis karena CRF250L nya Honda basis mesinnya menggunakan Mesin CBR250 yang ditunning ulang. Jadi kebaliknya ya masbro strategy Honda dan Kawasaki, Kalau Honda Sport 1 silinder duluan baru ada trail 250 CCnya, kalau Kawasaki Trail 250 CCnya duluan baru dibuat sportnya. Tapi ini semua analisa MM semata ya masbro, MM gak dapet bisikan apa-apa, hehe :mrgreen:[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Tahun Depan, Kayaknya Bakal Ada Banyak Banget Motor Baru!

22

Image

Masbro sekalian, di artikel terakhir pada tahun 2013 ini, MM mau sharing ke masbro semua bahwa kemungkinan besar, tahun depan adalah tahun persaingan dan tahun keluarnya motor-motor baru yang “edan”. Jujur aja nih, MM gak dapet bisikan apa-apa tentang info motor baru, tapi jika ditelisik dari artikel-artikel blogger senior, tahun depan kayaknya akan menjadi tahun galau buat para biker.

MM bisa ngomong gini kenapa masbro? Coba deh masbro inget-inget, tahun depan itu ada event pameran sepeda motor terbesar di negeri ini yang dilakukan dua tahun sekali. Yup, bener banget namanya JMCS atau Jakarta Motorcycle Show. Tahun lalu, tepatnya bulan November 2012, pabrikan Honda dan Yamaha sama-sama ngeluarin motor yang apabila dibahas di sebuah blog, maka blognya pasti kebakaran! Nah, jika tahun lalu lebih didominasi sama motor 150CC, tahun depan mungkin motor sport 250 CC akan menjadi trending topik pembicaraan diberbagai media ataupun orang per orang. Udah gitu, ada kemungkinan juga pabrikan yang saat ini gak serius kayak Suzuki, bakal lebih jor-joran dan total di tahun depan.

Image

Terus, selain JMCS ada berbagai event-event yang emang udah jadi agenda tahunan, kayak PRJ dan tumplek-blek. Nah masbro tinggal catet aja deh tuh tanggal-tanggalnya. Biasanya sih pabrikan bakal manfaatin momentum event buat melaunching produk-produk anyar mereka. Oke deh, semoga gak bikin galau ya bro! :mrgreen:

Harga KLX/D-Tracker X Lebih Mahal Dari Ninja 250? Sebabnya Apa ya?

30

Image

Masbro sekalian, saat ini siapa sih yang gak tahu dengan Kawasaki Ninja 250? Motor sport seperempat liter dari Kawasaki ini namanya udah santer dan beken banget di jagad motor sport tanah air. Kemudian saat ini harganya dibanderol 52.900.000 Rupiah, padahal dulu waktu pertama launching, harganya “cuma” 44 jutaan ya kalau tidak salah. Tapi biar kata harganya naik, tapi unitnya banyak juga kelihatan di jalan :mrgreen: . Tandanya ini motor asli laku ya masbro. Tapi yang suka mengganjal di pikiran MM itu adalah, kenyataan bahwa motor sport dua silinder Kawasaki ini harganya masih lebih murah daripada KLX250 atau D-Tracker X, Hmm, kira-kira sebabnya apa ya masbro?

Suzuki TS Ternyata Masih Diproduksi!

26

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

Image
TS125

Mas bro sekalian, MM yakin sebagian besar dari masbro pasti tahu dengan sepeda motor trail dua-tak Suzuki yaitu Suzuki TS. Suzuki TS adalah sepeda motor trail yang udah teruji durabilitasnya baik itu untuk pemakaian sehari-hari ataupun untuk penggunaan off-road. Tidak hanya dijual untuk publik, ternyata suzuki TS juga dipakai oleh beberapa instansi pemerintah, MM yang tinggal di komplek TNI ini sering banget lihat Suzuki TS yang digunakan sebagai motor operasional buat anggota TNI. Suara khas mesin dua-tak yang garing merupakan ciri khas dari motor trail legendaris ini. Namun demikian, pada akhirnya Suzuki Indonesia memutuskan untuk menghentikan produksi sepeda motor garuk tanah ini pada tahun 2004-2005. Tapi kok judul artikel ini menyatakan bahwa Suzuki TS masih diproduksi? Oke deh, lanjuut dulu masbro, hehe.

Jadi begini masbro, Suzuki TS yang dihentikan produksinya oleh Suzuki Indonesia adalah Suzuki TS 125, Tapi Suzuki Global tetap memproduksi Suzuki TS dengan kubikasi 185 CC, ya otomatis bernama Suzuki TS 185. Tampaknya demand pasar global terhadap trail harian dua-tak tetap ada masbro. Mungkin juga Suzuki Global merasa sayang juga apabila menghentikan produksi Suzuki TS yang namanya telah “besar” dan melegenda sebagai motor trail dua tak dari Suzuki.

[/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

Image
Ini Lho Motornya

Terus gimana speknya?  Berdasarkan apa yang tertulis di web Suzuki Global, Suzuki TS185ER ini menggunakan mesin dua tak, 183CC, dan berpendingin udara, tuh sederhana aja masbro. Terus pengeremannya juga menggunakan rem tromol untuk ban depan dan belakang (et dah, rem depan pake tromol, hari gini bro?!). Suspensi depan masih teleskopik, dan kapasitas tangki bensinnya 7 liter, dan berat motor ini hanya 102 Kg! Enteng amat ya. Modelnya sendiri sebenarnya menurut MM lebih onroad oriented dan berkesan klasik jadul, namun demikian pihak Suzuki mengawal kaki-kaki dengan pelek 21 inci di depan, dan 18 inci di belakang, jadi jika ingin grasrukan, hayo aja bro! Terus pasar dari TS185 adalah beberapa negara bagian di Amerika dan beberapa negara Arab.

Image

Terus gimana kansnya jika di jual di Indonesia? wah, penerawangan MM masih abu-abu nih, hehe. Tapi saran MM kalau Suzuki mau main trail lagi, ya lebih baik sih ngeluarin trail empat-tak aja. Kayaknya lebih simple lagi perawatnya, gak perlu oli sampingm gak perlu sering-sering bersihin busi, dll. Oke deh masbro, monggo diemut-emut aja dulu infonya, mudah-mudah menginspirasi ya.[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Matik Lokal 150 CC? Gimana Ya Relevansinya?

32

Image

Masbro sekalian, hari ini blogger kondang kita Mas IWB merilis sebuah artikel yang mengkonfirmasi bahwa AHM akan membuat sepeda motor matik dengan kubikasi 150 CC, dan disinyalir mesinnya merupakan turunan dari mesin Honda PCX 150. Menarik sekali geliat AHM jika diperhatikan, menurut MM pribadi AHM sepertinya pengen banget nutup celah Yamaha yang merupakan rival terbesarnya dalam penjualan matik (motor laen juga sih), sampe-sampe mau ngeluarin motor matik bikinan lokal dengan kubikasi 150 CC, terus dengan body seperti Vario yang notabene lebih slim dan kecil dibanding PCX. Terus gimana sih relevansi matik lokal 150 ini CC di Indonesia?

Oke deh, pertama kita lihat dulu dari line up matik Honda. Top of the line matik lokal honda yang menempati posisi tertinggi saat ini adalah Vario Techno 125 CBS ISS yang di banderol Rp.16.450.000,- dan Vario dengan spek paling rendah adalah Vario Techno NCBS seharga Rp.15.400.000,- (Sumber dari harga-motor.com). Nah, dengan harga Vario 125 yang 15-16 jutaan itu, MM bisa membuat ancer-ancer/terawangan bahwa harga dari matik 150 CC honda nanti harganya akan lebih mahal, mungkin dikisaran 17-18 jutaan, atau bahkan bisa sampe 20 juta masbro, dan ini akan menjadi pe-er berat yang harus diselesaikan oleh AHM, kenapa tuh? Lanjut ke paragraf selanjutnya.

Image

Jadi gini masbro, masalah pricing ini menurut MM sangat sensitif, apalagi kalau menyangkut sepeda motor massal, dan terlebih jika itu adalah motor matik! Lah iya, orang beli motor matik lokal itu tujuan utamanya adalah motor operasional yang bener-bener dipakai tiap hari. Terus dengan harga mahal begitu apa gak mikir dua kali tuh orang yang mau beli?

“tapi kan bisa aja bro kalau seandainya harganya beda dikit ama yang 125?”

Iya betul, kalau beda dikit sih mungkin bisa aja, tapi yang 125 mau dikemanain? yang ada 125nya gak laku, terus yang 150 CC penjualannya gak terlalu semoncer kayak yang 125, lah blunder ini namanya.

“kan buat gaya-gaya-an juga bisa bro? 150 CC gituloh, kenceng lagi!”

Kalau mau gaya-gaya-an mendingan langsung beli Streetfire aja kali bro, tinggal nambah dikit udah dapet motor sport, DOHC, tralis, 6 speed, dll.

Tapi ini semua cuma opini dan analisa MM semata aja masbro. Ya kita lihat aja deh di lapangan, gak semua motor keluaran AHM laku keras kan? Coba masbro tengok CS1 motor yang seharusnya digadang-gadang jadi crossovernya Honda Indonesia itu malah penjualannya keseok-seok, terus lihat juga bebek matik revo AT, bener-bener gak ada gaungnya. Terakhir, jika emang AHM mau bikin matik lokas 150 CC kayaknya strategy pemasarannya kudu tepat banget nih, terus cari insight dari masyarakat agar nanti positioning motor ini juga tepat, ya menurut MM pe-er yang lumayan ribet juga lah :mrgreen . Oke deh, monggo diemut-emut dulu analisanya, atau mungkin ada yang mau nambahin?

 

Chemco Bikin Pelek ER Series Dan Versys, Langkah Cerdas!

11

Image

Mas bro, sebagai pengguna ER6n MM agak penasaran juga apa ada ya produk variasi/modifikasi yang asli buatan lokal? Karena setau MM aksesoris buat ER6 series dan Versys mayoritas didominasi sama produk-produk impor. Coba brosing kesana-kesini eh gak taunya blogger kondang kita Irfan Pertamix udah pernah bikin artikel Chemco yang kembali dengan berbagai pelek variasi untuk berbagai jenis motor termasuk moge kawasaki ER6 friend. Sebagai informasi, Chemco udah sejak lama menjadi vendor pemasok untuk beberapa sparepart sepeda motor, kampas rem depan Thunder 250 MM aja pake chemco untuk orisinilnya.

Sertifikasinya juga gak main-main, udah dapet JWL (Japan Light Alloy Wheel), DOT, dan SNI, dan berani ngasih garansi! Udah gitu via blog bro irfan juga kalau Chemco udah digandeng sama Kawasaki Thailand sebagai vendor pelek buat Ninja 250 fi.

Image

Strategy Chemco juga brilian banget, Chemco memproduksi pelek yang ukurannya lebih lebar dari pelek-pelek standar motor, kayaknya team RnD Chemco tahu betul keinginan rider penyemplak motor premium yang kepingin ganti ban lebar terus harus diikuti dengan ukuran pelek yang lebar juga (supaya ban lebarnya itu gak ngedonat). Dan biasanya sih ya, pelek variasi untuk motor tertentu yang dibuat sama pabrik besar kayak chemco gini pemasangannya udah PnP. Kalau udah begini, otomatis brand equity Chemco semakin tinggi dan kuat nih, secara udah bisa bikin pelek buat motor gede!

Image

MM coba browsing lebih lanjut ternyata harga satu pelek untuk pelek belakang ER6 series ukuran 6 inchi (standarnya 4,5 Inchi) adalah 3 juta rupiah, hmm lebih murah dari limbah ZX6 nih, mantap! Udah gitu peleknya juga lumayan enteng dikisaran 6 kg aja beratnya. So Jika ditotal maka kudu ngerogoh kocek sekitar 4,5 jutaan untuk pelek dan ban 180/55. Tapi MM gak tau deh, gimana kalau pakai pelek dan ban ukuran besar gini, tenaganya kedodoran apa enggak ya? Mungkin harus diimbangin dengan ganti filter udara, ganti knalpot, sama setting gear supaya tenaganya tetep oke (duit lagi dah). Si merah aja menurut MM tenaga sekarang kayak ketahan (ngeden), sepertinya karena filter udaranya udah terlalu kotor karena kesumbat pasir Bromo tahun lalu. Oke deh, mungkin ada masbro yang mau ganti?

%d bloggers like this: