Pertimbangan Beli Motor, Keluarga Juga Megang Peranan

6

Sobat MMBlog sekalian, tiap bikers pasti punya motor idaman, motor impian, ya at least, motor yang pengen dibeli lah. Ada yang decision makernya (yang ambil keputusan motor itu dibeli apa enggak) biker itu sendiri, tapi ada juga, bahkan gak sedikit, yang decision makernya melibatkan orang kedua entah itu istri, orang tua, dan lain-lain. Nah ini, tampaknya pabrikan harus jeli, dan harus mempertimbangkan variabel ini dalam mendesain sepeda motor baru yang akan dijual.

Semenjak punya Yamaha FZ6 Fazer aka Mas Mul, MMBlog sering buka-buka forum Yamaha FZ6. Nyari-nyari review, gak sedikit yang memutuskan untuk membeli motor ini baik baru atau pre-loved karena persetujuan orang kedua. Frase “my wife love it” atau frase sejenis sering kali muncul. Memang Sob, ini motor, Yamaha FZ6 Fazer, terutama yang Versi S2 (2007 – 2009) sudah diberikan Confort Seat sebagai jok standar, beda sama FZ6 Fazer generasi sebelumnya yang mana Confort Seat adalah aksesoris resmi pabrikan. Joknya emang luar biasa nyaman Sob, empuknya pas, shapenya pas, dan kulit pembungkusnya juga menggunakan kulit premium.
Terlebih untuk motor-motor “operasional” kenyamanan bakalan mempengaruhi pihak kedua tersebut. Motor bakalan sering dipakai berdua, ada rider ada boncenger. Lain soal dengan motor sport yang merupakan motor “egois”, dimana disitu 100 persen yang menentukan motor itu dibeli apa enggak adalah ego dari rider itu sendiri dan emang lebih appealnya dari desain, dan dari performa. Gimana Masbro? Ada pendapat lain gak? Oke deh, sekian, terima kasih, dan semoga berguna!

6 COMMENTS

  1. setubuh mas Vandra…..apalagi untuk saya pribadi n mungkin yg udah berkeluarga. Pertimbangannya banyak, ….untuk apa…..seberapa sering dipake…..sering bawa boncenger nggak…..
    Makanya saya beli motor selalu cari yg jok nya nyaman utk boncenger…..soalnya istri sering ikut…….

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here