Kawasaki GIIAS-3-2

Sobat MMBlog sekalian, dari artikel Om Leo (klik), MMBlog merasa bahwa ada sebuah jawaban rasional dari Kawasaki apabila Kawasaki ingin menjawab tantangan dari Honda CBR250RR. Dengan Ninja 250 empat silinder? Hmm, ya menarik sih, tapi mau dijual berapa? Pasar dan segmennya udah beda lagi. Nah, dari yang ada (realiasasi supercharger dengan hadirnya H2), menggunakan supercharger dengan mengupdate mesin dua silinder Ninja 250 sekarang nampaknya akan menarik Sob.

Kawasaki Indonesia, sudah kadung punya karakter dan image sport yang kuat dengan basis Ninja mereka. Pabrikan ini, dikenal juga sebagai trendsetter. Di saat pabrikan lain baru main di mesin 150 CC, tahun 2008, KMI berani dan gila dengan mengimpor Kawasaki Ninja 250R, hingga akhirnya sukses di pasaran, dan Yamaha mengikuti jejaknya dengan membuat Yamaha R25, AHM main belakangan tahun ini dengan Honda CBR250RR, sebuah motor fenomenal.

Kawasaki GIIAS-7-2

Mesin Ninja 250Fi bisa dibilang sebagai mesin yang sudah teruji durabilitas dan reliabilitasnnya. Untuk saat ini, powernya bisa dibilang paling lemah di bandingkan dengan kompetitor. Gak bisa enggak, harus kena update! Salah satu yang paling rasional adalah dengan menggunakan supercharger! Belum umum, tapi efektif, gila, dan berani! Kalau pindah gigi bunyi “nnnceesss..nnnceessss..nnncesss!!!”. bila dipaut harga lebih tinggipun, masih menarik perhatian lho ini.

Supercharger efektif banget bikin bengkak power, udah gitu motor juga irit :mrgreen: .

Yah, tinggal kita tunggu aja tahun depan Sob. apakah emang pakai empat silinder 250 CC yang ajaib dan keterlaluan itu, atau menggunakan supercharger, yang jelas jawaban Kawasaki terhadap CBR250RR emang bakalan shocking! Semoga berguna yah!