Email Pembaca : Pengen Ganti Filter Udara Aftermarket, Model Apa Yang Aman?

9
Limited

Sobat MMBlog sekalian, beberapa hari yang lalu, MMBlog mendapatkan surel dari Bro R. Bro R ini ngaku ke MMBlog kalau belum lama main motor. Ngerasain enaknya riding ya baru-baru ini, punya tunggangan motor matik 150-an CC yang membuatnya riding semakin asik dan semakin ketagihan. Nanya ke MMBlog kalau ganti filter udara emangnya bener bisa nambah tenaga, terus yang aman yang kayak gimana?

Oke, perkara ganti filter udara, tentu Bro R kudu masuk ke link INI, Mas Ariyanto dari Aripitstop.com sebagai praktisi bengkel udah sering nemuin hal-hal negatif dari mengganti filter udara atau tidak mengganti filter udara. Tapi ada cara yang aman dan nyaman, dan MMBlog udah pakai dan buktikan, gak lupa, dari temen juga ada pengalamannya nih Bro.

Villa Kanaya Viar MMBlog

MMBlog selama ini pakai filter udara aftermarket non branded untuk Yamaha FZ6 Fazer. Motor jarang begini, part OEM-nya juga jarang, akhirnya dicarilah modelan aftermarket, dipakai, enak-enak aja, dan servis, memang TB sedikit lebih kotor, tapi enggak parah-parah amat. Lalu, Om Irwan Gilakunters, Om Irwan ini adalah pengguna filter udara aftermarket merek K&N untuk CBR600 nya, udah lama banget beliau pakai, dan motornya aman-aman aja, TB? Ya tentu setelah pemakaian beberapa ribu kilometer, kotoran bakal tetap ada.

Nah, kedua jenis filter udara aftermarket yang dipakai adalah filter aftermarket yang menggunakan bahan katun atau kain yang dilindungi oleh kawat-kawat halus. Bisa dibersihkan, beda dengan tipe kertas yang gak bisa dibersihkan. Tentunya juga, ini juga lebih bisa nyaring ketimbang filter yang full logam. Atau mau alternatif lain? silahkan filter kertasnya di bongkar, digunting, ditempel dengan filter model busa, lebih ngeplong, tapi tetap nyaring juga tuh!

Pokoknya usahakan tetap pakai filter udara, kalau bisa yang pakai model katun, cirinya? Punya warna ini Om, macam biru, merah, ungu, kalau yang full logam biasanya warnanya ya silver atau perak gitu aja. Oke deh, semoga bisa jadi tambahan referensi yah! sekian, terima kasih, dan semoga berguna!

instagram

Villa Kanaya

9 COMMENTS

  1. Flter aftermarket yg full logam, kerenggangannya lebih besar daripada yg Original pabrik (umunya dari kertas/katun), makanya nafas lebih plong dan tarikan kerasa beda juga
    Efek jangka panjang bukan sekedar TB lebih kotor, tapi ada resiko partikel debu/kotoran yg agak besar akan masuk sampai ke silinder dan bergesekan dg piston.
    Kalo buat pemakai motor harian yg kondisi jalannya banyak debu/pasir disarankan tetap pakai filter original pabrik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here