Lebih Dekat Dengan Suzuki GSR600, Streetfighter Suzuki Yang Kalem, Keren, dan Ganteng!

30
Limited
SYM MMBlog

 

IMG_0056

Villa Kanaya

Setelah sempat heboh karena spyshoot Suzuki GSR1000 kemarin, hari ini MMBlog mau bahas mengenai pertemuan MMBlog dengan Suzuki GSR600.

Sobat MMBlog sekalian, sebenernya ini artikel udah lama banget MMBlog bikin. Tapi baru sempet dirilis sekarang, hiks. Artikelnya tentu ada yang MMBlog edit-edit dikit, hehe. Yap, waktu kopdar dengan temen-temen Sumori beberapa bulan yang lalu, MMBlog berkesempatan untuk icip-icip dan juga mengeksplorasi streetfighter bike Suzuki yang seudah sejak lama MMBlog kagumi. Buanyaaak banget wallpaper GSR600 yang MMBlog unduh, xixixi :mrgreen: . Hingga akhirnya, MMBlog mendapatkan izin dan ajakan untuk ngejajalin motor ini dari salah satu pembaca MMBlog, Mas Ferry (Makasih banyak Mas 😀 ). Yuk kita lihat, bagaimana sih Si GSR600 ini?

Oke, secara dimensi GSR600 emang pas untuk dibilang moge. Sosoknya besar, ya gak gede-gede amat kayak Hayabusa sih, tapi juga gak kecil. Sama ER6n sebenernya dimensinya hampir sama, tapi karena GSR mesinnya empat silinder, udah gitu knalpotnya ada dua, undertail pula, jadi ini motor terlihat padat mulai dari depan hingga bagian belakang. ER6n lebih terkesan seperti bulldog yang besar di depan, tapi belakangnya slim. GSR600 milik Mas Ferry ini berwarna hitam, tahun 2009. Aksesorisnya gak banyak, ownernya bilang susah nyari aksesorisnya, xixixi. Maklum bukan moge mainstream. Aksesoris aftermarket yang nemplok adalah frame slider, spion, dan knalpot asal Inggris Arrow.

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

Dilihat dari sisi manapun, GSR600 terlihat kokoh, padat, serta solid. Tangki yang besar streamline membuatnya jadi kalem, beda sama ER6n yang tangkinya menjulang. Suspensi dengan menggunakan tipe teleskopik dan mengawal pelek palang tiga yang dibalut dengan ban berukuran 120 untuk bagian depannya dan 180 untuk bagian belakangnya. Mesinnya mengusung konfigurasi empat silinder segaris, 600 CC, 16 klep, dan mampu menyemburkan tenaga hingga 98 Horse Power, WOW, mantaapppp!!! Wajar, mesinnya adalah turunan dari GSX-R600 yang ditunning ulang, mesin supersport! Mesin yang powerfull tanpa ditunjang oleh pengereman yang mumpuni sama aja kayak memelihara hewan buas, oleh karena itu, Suzuki membekali GSR600 dengan kaliper rem dengan merek Tokico yang menjepit dua discbrake di roda depan, dan satu discbrake di roda belakang.

IMG_0060

 

Ngomongin detail, GSR600 punya beberapa part yang bentuknya unik dan lucu. Contohnya adalah sein belakang, bentuknya melengkung gitu ya, hehehe. Detail lainnya adalah pada panel speedometer, setahu MMBlog Suzuki adalah pabrikan yang rajin dan gak pelit dengan fitur Gear Position, yap di GSR ini ada. Masih di area speedometer, MMBlog rada terkejut juga pas ngeliat RPM-nya, redlinenya ituloh. Motor 600 CC redlinenya hingga 14000 RPM! Gila, supersport banget iniiihhhh.. :mrgreen: . Oia, Fitur-fitur perintilan kayak hazard, lampu pass beam, juga pasti ada. Hampir lupa, posisi kunci kontak juga ada di tangki, yups, sepertinya moge streetfighter emang paling pas jika kunci kontaknya diletakkan di area ujung depan tangki 😀 .

Ngomongin desain secara keseluruhan, jujur MMBlog selalu mengagumi GSR600. Menurut MMBlog, GSR600 adalah motor dengan desain yang moderen dan everlasting. Asalkan terawat, mulus, tampilan GSR600 gak akan kalah dibanding dengan moge streetfighter zaman sekarang yang desainnya tegas, dan agresif. Bahkan di Jepang sana, model GSR600 masih digunakan terus untuk GSR400 yang merupakan motor JDM (padahal mantep tuh kalau dibawa kesini 😀 ). Namun demikian, Suzuki GSR600 sudah discontinue, dan diganti oleh kakaknya GSR750 yang juga pernah MMBlog liput. Hmm, untuk ukuran motor yang diproduksi massal, umur 5 tahun bagi GSR600 adalah umur yang relatif pendek, terhitung dari 2006 awal mula launchingnya hingga 2011.

Oke deh, Last MMBlog sangat merekomendasikan Suzuki GSR600 sebagai moge second yang siap untuk dimiliki. Mantap lah ini motor, apalagi pas test ridenya, MMBlog galau banget loh, sebenernya ini motor yang bikin MMBlog galau sama mesin empat silinder 😛 . semoga berguna ya.

Special Thanks to : Mas Ferry Sumori :D[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

instagram

Villa Kanaya

30 COMMENTS

  1. Lhaaa balik lagi ke NAKED..bolak balik ngga keru2an..gini saja saya ambil jalan tengahnya..daripada galau terus2an..mending ambil saja versys 1000 2015..naaahhh Adventurer di tambah 4 silinder..ngga bisa ke lain hati deh..JUOZZZZ di jamin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here