Honda CB250F aka Honda Hornet 250, Tawon Mungil Dengan Sengatan Yang Mengerikan!

14
ah, seger banget

Sobat MMBlog sekalian, kembali lagi di artikel tentang motor lawas ala MMBlog. Setelah beberapa hari yang lalu MMBlog bikin artikel tentang motor klasik macam Honda CL400, Honda VRX400, Honda CB400 Four, sekarang MMBlog akan membawa temen-temen ke era dimana motor 250 CC yang menggunakan mesin empat silinder tampak umum dan hadir memenuhi dahaga bikers kala itu. Nah, pembahasan akan MMBlog fokuskan ke Honda CB250F Hornet atau Honda Hornet 250, hmm. Motor apaan nih?

Honda Hornet 250 adalah motor yang diproduksi oleh Honda Jepang mulai tahun 1996 hingga tahun 2007 lalu. 11 tahun berarti masa baktinya Sob. ya, bukan waktu yang sebentar juga sih untuk motor yang bisa dibilang overspec dan overkill kayak begini :mrgreen: . awal Honda Hornet 250 hadir, motor ini berstatus sebagai motor JDM, yoi, hanya dipasarkan di Jepang aja. Tapi, lambat laun, demand motor di Jepang yang gitu-gitu aja, membuat Honda Jepang memutuskan untuk mengekspor motor ini ke beberapa negara, ya lumayan lah, akhirnya bisa 11 tahun eksis.

hakiki banget desainnya

Honda Hornet 250, sesuai namanya, hadir dan lahir sebagai klan Honda Hornet. Honda Hornet adalah motor streetbike/roadster flagship dari Honda yang eksis pada tahun 90-2000-an awal. Varian yang paling umum adalah Honda Hornet 600 aka CB600F, sedangkan varian tertingginya adalah Honda CB900F aka Honda Hornet 900. Semua model Honda Hornet, punya kesamaan di desain, yaitu knalpot under tail. Sebenernya sih enggak undertail banget, di taronya di samping sisi body belakang.

Honda Hornet 250, punya kesamaan desain banget dengan Honda Hornet 600. Sedangkan yang 900, knalpotnya ada dua, di kanan dan kiri body belakang. Honda Hornet juga menggunakan mesin-mesin yang diturunkan langsung dari mesin Honda CBR series. Honda Hornet 250, jelas diturunkan dari mesin Honda CBR250RR MC22. 40 PS di 14.000 Rpm udah jadi habitat dan habit dari motor ini Sob. redline di 16.000 adalah top-nya, weleh. Liat aja tuh di speedometernya yang mirip sama speedometer Honda Tiger lawas :mrgreen: . Nyengat banget ini berarti. IMHO, MMBlog sih lebih demen ini motor ketimbang varian fairingnya masbro. Desainnya everlasting, di adu sama motor zaman sekarang aja hayuk.

foto : croooober

Sebenernya sih kalau ngomongin kenceng-kencengan, sama Yamaha R3 atau Ninja 400 dua silinder aja ini motor kayaknya bakalan lewat masbro. Tapi kenikmatan dari motor ini kayaknya akan ada di mixture antara suara dan speed yang ke kontrol. Istilahnya bisa jerit-jeritan, tapi enggak perlu kenceng-kencengan speednya 😆 . menggunakan karburator, kompresi rasio 11,5 : 1, 6 speed, ban depan ring 16 dan belakang ring 17 tentu membuat riding dengan Honda Hornet 250 bakalan unik dan nyentrik.

Honda Hornet 250 kayaknya gak kayak kakaknya Honda Hornet 600 atau Honda Hornet 900 yang unitnya ada di Indonesia dalam status abu-abu ataupun resmi. MMBlog belum pernah lihat di situs jual beli moge atau di sosial media, gak ada yang mamerin punya motor ini Sob. ya mungkin ada aja sih, wong Yamaha Zeal aja ada kok. oia, Honda Hornet 250 ini hadir setelah Honda Jade dirasa terlalu hambar dipasaran, dan hadirlah Honda Hornet 250 yang PEDAS! Gimana Sob? semoga bisa jadi tambahan referensi dan wawasan temen-temen yah.

Sekian, terima kasih, dan semoga berguna!

14 COMMENTS

  1. Punya motor kek gini sih ga bakal bosen…mesin kekar kek dada ade ray..kaki wuokeh kek maradona…suara merdu kek raisa….beuuuh

    • beli aja OldMega Pro kan model nya mirip2 cuma bedanya Old Mega Pro itu dual shock ini monoshock. Klo ngarep nya sama persis dengan ini sih ya cuma mimpi setidaknya sampai Kawasaki ngeluarin 4 silinder dan 3-4 thn kemudian AHM ngikutin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here