Gaet Loncin, MV Agusta Akan Produksi Motor CC Kecil, Hmm!

20

Sobat MMBlog sekalian, nampaknya akhir-akhir ini, pabrikan motor ultra eksklusif semakin ingin memperluas pangsa pasar mereka. Setelah ada kabar berhembus bahwa HD akan berkolaborasi dengan Benelli dalam memproduksi motor CC kecil, berhembus kabar bahwa pabrikan motor Ultra Eksklusif, MV Agusta, akan bekerja-sama dengan Loncin, pabrikan motor asal Tiongkok untuk memproduksi motor dengan kubikasi yang lebih kecil, wah!

Saat ini, bisa dibilang MV Agusta memiliki varian terkecil yaitu F3 675 CC. Tapi ini motor tenaganya asli gak karu-karuan yak 😆 . nah, dengan melakukan kerja sama dengan Loncin, nantinya akan ada produk “MV Agusta” dengan CC mulai dari 350 hingga 500 CC. Langkah ini sebenernya udah umum dilakuin sama KTM dan BMW Sob. info resminya sih belum jelas gimana tipenya dan bentuknya, nanti Sob, tahun 2021 baru dieksekusi. Rencananya ada empat varian baru.

President Loncin, Yong Gao mengatakan bahwa strategi aliansi ini adalah tanggapan kedua Brand untuk menjawab permintaan Market Global yang berkembang saat ini. Loncin akan menggunakan kekuatan SDM dan Sumber daya Manufaktur mereka untuk menggenjot Produksi MV Agusta Masbro. Sementara itu Loncin dapat belajar dari pengetahuan teknologi dan Pengalaman MV agusta dalam mengembangkan Motor cc besar untuk mendukung Varian Loncin ber CC besar nantinya.

Perkara mesinnya gimana? Kayaknya sih bakalan mantep dan spesial nih Sob. jangan underestimate lho, pabrikan Loncin ini udah dipercaya sama BMW Motorrad untuk memproduksi mesin scooter 400 CC mereka dan mesin inline dua silinder 750/850 yang dipakai di varian F/GS-nya BMW. Gak percaya? Nih MMBlog kutip rilisnya dari web Loncin:

On November 9, Loncin Motor released the Progress Announcement on cooperation project with BMW. The Announcement shows that, through the cooperation between two parties, BMW C400X large-displacement scooter produced by Loncin Motor and BMW F750GS, F850GS large-displacement motorcycles carrying 850CC double-cylinder engine of Loncin have been officially released in the 75th EICMA-International Motorcycle Exhibition which was opened on November 7, 2017, which indicates that the two cooperation projects between Loncin and BMW have reached the expected goal. 850CC double-cylinder engine of Loncin has passed the examination of mass production by BMW in early November, 2017, and starts to continuously supply to BMW from this month. In addition, C400X finished motorcycle of Loncin is expected to pass the examination of mass production by BMW in January, 2018, and then start to continuously supply to BMW. 

Dipasarin di pasar Asia kok, hmm. Apakah nanti MV Agusta Indonesia akan jual juga? Gimana nih Mbah Sattar? Bro Dimas SS, jadi ambil gak nih?

20 COMMENTS

  1. Mbah dukun mah gengsi beli motor china merk italy…kalo sy kaya kek mbah dukun..kalo bisa beli yg asli ngapain beli yg kw✌

  2. Loncin 150cc itu yang direbadge minerva jadi minerva vx150r…
    Kualitasnya alamaaaakkkkk….
    Konstruksi mesinnya seperti mesin mocin pada umumnya, njiplak honda gl pro mesin hitam 147cc produki awal tahun 90an…
    Mesin serupa juga digunakan pada produk2 mocin lain sepeti: viar vix r 150, trail viar 150cc, happy motor, benelli cc kecil, qianjiang dll…
    Jadi sparepart bisa saling tukar

  3. Mang Kobay bener.
    Ada harga ada rupa, ono rego ono rupo, you get what you pay for.

    Sepanjang tahun 2010 perusahaan kami memodifikasi kapal di Guang Zhou Cina, saya ikut nungguin kapalnya.
    Waktu beli alat kapal, rekanan dockyard bawa mobil van, ditunjukin ke kami 6 jenis kualitas. Termurah 100 dolar-an, termahal 400 dolar-an sekualitas barang Amerika yg harga 600 dolar-an.

    Soal motor Cina, teman kami yg penduduk asli bilang ada 250-an pabrik motor kelas rumahan di Cina.
    Nah memang rata2 karyawan dock rumahnya di rusun dgn jarak 2-3 km. Kata mereka, motornya memang dirancang murah krn buat jarak dekat, sehari paling jalan 10 km.
    Lha di sini motor yg sama dipake kerja dari Bogor ke Jakarta yg 50 km sekali jalan. Ya nggak heran kalo umurnya jadi 1/5 nya.

    • Tanya kenapa begitu?
      Karena keduanya beraura eropa. Satu modern, satunya classic nuances. 👍👍

  4. Hallo Bang Vandra, artikel nya sangat menarik sekali, tapi alangkah baik nya sebelum artikel di rilis harus diskusi dulu dengan Abdul Sattar, karena beliau yang lebih berhak mengulas artikel ini. Terima kasih

    • Ya ga usah lah. Sapa aja yg mengedemenin duo mv agusta-loncin, sah sah saja ngenulisnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here