Tanpa Strobo, Touring Sebenernya Jadi Berkelas!

12

Sobat MMBlog sekalian, seringkali, kalau MMBlog lagi ada trip keluar kota menggunakan motor, gak sedikit MMBlog ketemu sama rider atau pengguna sepeda motor lain yang menggunakan strobo. Entahlah, apa motivasi temen-temen rider ini menggunakan strobo? Yang jelas, sebagai pengguna jalan lain, melihat ada warga sipil yang menggunakan strobo, bukannya malah respek, tapi malah gondok.

Sesuai judul, kalau MMBlog boleh bilang, sebenernya touring tanpa strobo itu adalah touring yang berkelas. MMBlog menganalisa, yang menggunakan strobo tampak gak percaya diri dalam berkendara. Kalau strobo berfungsi sebagai pembuka jalan, emangnya gak bisa ya cari jalan lain? atau at least kita ikutin jalan aja? Jalan kan milik bareng-bareng? Satu aspal toh? Kenapa yang lain disuruh minggir? Dengan cari jalan lain untuk overtaking, santun, serta sopan, tanda kalau skill kita oke, rider berkelas!

Strobo sebagai penanda, agar kelihatan. Ini sebenernya bias, asal lampu motor kita hidup, dan sedikit olah suara dengan klakson, kita udah lumayan terlihat. Strobo memang bikin visibilitas meningkat, tapi tahukah temen-temen? Sinar kerlap-kerlip nan terang dari Strobo itu bisa bikin mata pengendara lain lelah dan capek. Sudah jadi sunatullah kalau pupil mata kita akan membesar ketika cahaya kurang, dan mengecil ketika cahaya berlebih, bayangin hal itu terjadi setiap detik ketika kita memandang ke strobo yang hidup, apa enggak lelah itu mata?

touring

Hasilnya? bisa bikin riding jadi gak fokus, makanya, MMBlog pribadi gak mau deket-deket sama pak polisi kalau dia lagi nyalain strobo pas malam hari.

Ya intinya sih, pakai strobo kayak gak percaya dengan kemampuan riding, gak percaya diri pas riding, ada rasa insecure, nah kalau bisa mengatasi itu semua, gak salah dan gak berlebihan dong kalau MMBlog bilang riding tanpa strobo itu jadi berkelas? Apalagi kalau bisa sampai selamat sampai tujuan. Itu dia yang istimewa! Oke deh, semoga berguna yah Sob.

12 COMMENTS

  1. Betul mang,mending kalo mau touring main pass beam,sein cepat,lampu utama terang,knalpot standar,yg penting speed di atur,kasih jalan yg mau nyebrang jangan egois.touring lancar yg lain juga senang

  2. Setuju mas
    Saya aja kalau riding malam, jauh didepan strobo birunya polisi yang nyala, terus jalan mobil polisi tersebut pelan, saya milih jalan pelan atau bahkan berhenti sebentar.
    Jujur gak enak banget dimata, dan saya berpikiran cahaya birunya itu gak bagus buat mata saya.
    Bahkan kalau siang atau malam ada strobo biru aja saya milih ganti jalur cari arah dan jalan lain, meskipun jalan tersebut bakalan lebih jauh.

  3. strobo itu milik orang penting, darurat. dan kalo motor orang sipil masang strobo itu bukan darurat tapi kampungan tanda sim nya nembak.

  4. Ah yg bener, strobo itu secara internasional, perlu perhatian hati hati lho. … tinggal ikutin aturan aja klw duit n jabatan ada pasang , siapa yg ngelarang 😂 strobo biru umum di kendaraan militer n ( keluarga polkis jg dech ) dr pangkat bawah yg ngk berhak .brani polkiss copot, atau mobil motor bentukan partai hingga ormas ….ngk pd ditangkap…

  5. Artikel khas mantab MM ! Iya sih berkendara berkelas itu pakai skill bukan pake strobo kayak alay. Warga bertanya siapa elu?presiden?mayat? Nah lho.

  6. strobo? NORAK..
    pake2 sirine apalagi,, situ sapa emg?? paling emosi klo d jalan nemu yg sok2 turing kayak gini.. sorry2 aja ane kaga bakal minggir klo bukan ambulance, PMK, rombongan polisi/brimob, TNI atau Presiden…

  7. Makanya kami kalo turing gapernah pake pengawalan dan strobo. Santai. Dan kami menyebutnya mudik, biar nggak terlalu serius…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here