Review Harian Yamaha Lexi S, YES! Skutik Harian Yang Dapat Diandalkan!

3

Sobat MMBlog sekalian, akhirnya muncul juga nih review harian Yamaha Lexi S yang lagi dipinjemin ke kandang MMBlog. Di artikel ini, MMBlog akan nyoba untuk nyeritain gimana motor ini apabila digunakan harian. Pas lagi Bulan Ramadhan kemarin, hingga Lebaran kemarin, Yamaha Lexi S bener-bener jadi kendaraan harian MMBlog, kecuali pas SUNMORI kemarin, itumah pake Mas Moel. Oke, berikut impresi ridingnya di perkotaan yang kalau disimpulin, motor ini emang fungsional!

Yamaha Lexi S, punya dimensi yang bisa dibilang enggak kecil, enggak mungil. Beda sama Hayate, atau Suzuki SPIN punya bokap. Motor ini lumayan gambot, berkendara di Ibukota menjelang berbuka puasa atau nganter istri ke kantor pas pagi hari sedikit butuh penyesuaian masbro. Selap-selip di kepadatan lalu lintas, MMBlog pribadi masih harus tengok area belakang “body nyenggol mobil gak nih?”. Selap-selip bisa banget karena Yamaha Lexi S ini punya karakter setang yang bisa ditekuk banget.

Seat high motor sebenernya enggak tinggi, cuman lebar, usahain gak perlu banyak nurunin kaki pas macet, konsentrasi, riding tenang, maka Lexi S siap berkoordinasi sama badan kita untuk bermanuver di sisa ruas jalanan ibukota yang padat.

Torsi motor bisa dibilang amat sangat baik. Hentakan Yamaha Lexi S amat sangat baik di putaran bawah yang mana untuk penggunaan Stop & Go, hal ini bikin riding jadi lebih sigap, lebih irit, dan presisi. MMBlog memberikan highlight di vibrasi motor, di putaran bawah, ada sedikit getaran di unit yang MMBlog review ini masbro. Getaran terasa di setang dan jok hingga rpm 2500, tapi setelah itu “nyyeesssss”, ngacir mantap tanpa ada getaran.

Buat boncengan, tenaga Yamaha Lexi S sama sekali gak ada istilah kedodoran. Yang diboncengpun nyaman, karena selain lebar, jok Yamaha Lexi S juga empuk masbro. Intinya sih buat riding di Ibukota yang lalu lintasnya enggak banget 😆 , ini motor bener-bener dapat diandalkan. Jok empuk, dek rata, which is ini bisa jadi tempat naro barang bawaan, keyless yang bikin nyaman bikin aman serta praktis. Hmm, kalau YIMM pengen bikin motor ini jadi motor OJOL sih emang udah pas banget.

Oke deh, ini review untuk penggunaan harian based on external factor (#sokinggris), di artikel selanjutnya, MMBlog akan ulas variabel riding Yamaha Lexi mengacu kepada output riding experience-nya kayak Handling, Braking, Kinerja Suspensi, Performa Mesin, dan lain sebagainya. Sekian, terima kasih, dan semoga berguna yah!

3 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here