Viar Motor Indonesia Perkenalkan Viar E-Cross! ASLI KEREN! Trial Listrik! (Galeri Foto)

24

Sobat MMBlog sekalian, pada hari ini, hari selasa tanggal 9 Mei 2018, Viar Motor Indonesia, kembali “berulah” dengan komitmennya memproduksi motor-motor atau kendaraan bertenaga listrik. Setelah Viar Q1 sukses di pasaran, kini Viar Motor Indonesia memperkenalkan kendaraan roda dua bertenaga listrik yang keren, eksotik, dan eksentrik, Viar E-Cross kepada awak media dan blogger di kawasaki Gunung Pancar, Bogor, Jawa Barat. Ini motor asli, KEREN!

FYI Sob, Viar E-Cross hadir dalam dua varian, yaitu Viar E-Cross Lite (yang difoto warna putih) dan Viar E-Cross Advance (yang difoto warna hitam). Kedua model ini menggunakan batterai lithium sebagai pembangkit daya, untuk model Viar E-Cross Lite menggunakan batterai berkapasitas 48Volt 25Ampere (48V/25AH). Sedangkan Viar E-Cross Advance dibekali batterai berkapasitas 60V/32AH. Waktu pengisian daya sekitar 3 jam untuk varian advance sedangkan varian lite sekitar 6jam dan sanggup menempuh perjalanan hingga 100Km.

Yang putih berasa lebih jinak Sob, tapi yang item, weleh, torsi motor ini setara torsi Kawasaki Ninja 250!

Nah, Penerus daya dari motor model Axial Flux menggunakan Multi stage coaxial transmission system yakni dua model penerus daya, sabuk (belt) dan rantai. Sabuk untuk mengakomodir putaran tinggi motor listrik yang diteruskan oleh rantai untuk menggerakkan roda belakang. Dengan metode penggerak dua tahan ini memberikan keuntungan motor dapat bekerja pada putaran (RPM) tinggi dengan konsumsi energy lebih efisien namun tetap bisa menyalurkan tenaga pada roda belakang tetap responsive pada berbagai kondisi putaran motor.

Nah, motor ini dikembangkan oleh Viar Motor Indonesia buat apa? Tentunya buat melengkapi varian trail yang memang, udah jadi trade mark kuat dari Viar Indonesia. Sekarang, yang trail bensin ada, trail listrik juga ada. Keduanya, sama-sama mumpuni diajakin off-road garis keras!

Viar E-Cross didesain untuk para penyuka petualang diberagam lintasan memiliki berat sebesar 50kg aja Sob (entengnya bukan main) dengan perpaduan dimensi panjang 1870 mm, lebar 780mm dan tinggi 1040mm dengan ukuran jarak sumbu roda 1260mm didukung jarak celah ke tanah (ground clereance) yang tinggi yaitu sebesar 270mm menggunakan sasis pressed alluminium alloy frame yang memiliki keunggulan ringan hanya 50kg namun kuat untuk digunakan di lintasan offroad.

Konsep Viar E-Cross Lite memadukan suspensi depan model teleskopik sementara pada peredam kejut belakang model Multi-link central shock absorber tipe Intersect TR Suspension System, sedangkan Viar E-Cross Advance suspensi depan model upside down. Kedua varian ini menerapkan ukuran yang sama untuk roda depan dan belakang yaitu: 70/100-19-1.4. jadi inget, peleknya ring 19 lho, nyooss!


“Viar E-Cross mampu dikendarai dengan kondisi medan dengan kemiringan 35 derajat, bahkan bisa sampai dengan sudut kemiringan hingga 45 derajat,” tambah Haryadi. Ditambahkan Haryadi, PT Triangle Motorindo masih kembali memperkenalkan konsep-konsep baru varian kendaraan listrik terbaru dalam 4-6 bulan kedepan. Untuk speknya, nih MMBlog taro dibawah:

Panjang: 1870mm

Lebar: 780mm

Tinggi: 1040mm

Ground Clereance: 270mm

Jarak SumbuRoda: 1260mm

Berat: 50kg

Maksimum Beban: 130kg

Ukuran Roda Depan: 70 / 100-19

Ukuran Pelk Depan: 19×1.4

Mas, impresi berkendaranya gimana nih? udah jajal apa belom? Pastinya udah dong! Keduanya udah MMBlog jajalin, dan memang, yang E-Cross Advance selain keren, ini motor juga FUN ABIS! Oke deh, racik artikel test ridenya dulu aaah! Selamat buat Viar Motor Indonesia atas kehadiran Viar E-Cross yang superb! Harga piye Mas? Belom Sob, nanti yah, pas di GIIAS baru dikasih tau ancer-ancernya!

24 COMMENTS

  1. Wanjiir cakep banget.. jadi penasaran harga yg Advance.
    Semoga Viar konsisten jadi pionir motor listrik yg berkualitas

    • iya rebranding sur ron ini , lah tapi itu masuknya sepedah kan ? brati gada stnk nanti? apa bisa? top speednya bukannya udah masuk ke kendaraan yg ber stnk ngga sih?

  2. Yang versi lite. Fork depannya punya sepeda downhill. Caliper rem dan rotor nya juga punya sepeda. Kayaknya lebih masuk ke kategori e-bike daripada motor?

  3. substitusi discbrake set pake rem hydrolic shimano zee/saint double piston. Rotor 203mm 6bolt,
    fork depan pakai fork DH air susp : rockshox, fox, marzochi TA 20mm?, berikut rear shock coil, handle bar renthal mtb..makin ringan, makin kenceng.. jadinya e-bike offroad rasa sultan?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here