Apa Yang Kayaknya Berasa Kurang Greget di Vario 150 Baru? Ini Dia Berikut Alasannya

14

Sobat MMBlog sekalian, motor baru Honda, Honda Vario 150 bisa dibilang sebagai matik baru Honda yang punya style oke dan tampilan yang sesuai dengan ekspektasi bikers Indonesia. Dari depan kelihatan sporty, apalagi belakangnya, udah out of the box dengan sein yang kepisah gak menyatu dengan lampu belakang, sepakborpun demikian, udah tampil ngegantung ala motor sport, ini sih udah siap diganti pakai menggunakan tail tidy! Tapi namanya produk, biasanya sih ada aja yang mungkin kurang gregetnya, apa aja tuh mas kira-kira?

Setidaknya ada tiga point dari MMBlog pribadi yang sebenernya bisa bikin Vario 150 tampil lebih all out! Pertama adalah rem tromol di belakang yang lebih keren kalau pakai cakram, terus ban belakang yang sebenernya bisa digambotin, kemudian lampu hazard! Temen-temen blogger nampaknya memang kepo, nanyain kenapa kok enggak dikasih beberapa beberapa perangkat tersebut. Gak lain gak bukan, perkara ini adalah perkara positioning dan juga perkara pricing!

Segmen Vario adalah segmen yang mana antara emosional dan rasional keduanya berimbang. Harus rasional dari segi harga, tapi motor juga bisa memberikan value serta bonding yang emosional. Jikalau menggunakan perangkat tersebut, terutama cakram terus harganya jadi melambung, tentunya, hal ini bisa bikin pembeli jadi tambah mikir-mikir. Ban besar juga harus diikuti oleh pelek yang besar, nah jadinya cost lagi, cost lagi kan?

Tapi, sepertinya dengan tampilan yang sekarang, ini motor bisa dikatakan sebagai motor bahan! Motor yang siap untuk dibikin lebih gambot! Apalagi, kata temen-temen yang udah test ride (kemarin MMBlog langsung pulang karena belum packing mau trip ke Jepang), respon motor luar biasa maknyet dan responsif! Nah! Tinggal tunggu aja part-part variasinya, tagline motor yang menyinggung perkara kesempurnaan, bakalan lebih sempurna lagi ini vario. Gimana Sob? menurut temen-temen? Silahkan opininya lho. Sekiran, terima kaish dan semoga berguna!

14 COMMENTS

  1. Betul mas, padahal ane berharap minimal double cakram karena vario 150 ane rem nya nyelonong parah sekalipun pakai kampas yg lebih bagus dari orinya

    Dan harapan lainnya ada power outlet, hazard, pass beam, iluminasi di knob kontak (nyala biru kaya PCX), monoshock (di tengah), jok yg lebih nyaman / empuk dan gredegless 😀

    • gredekless?? kayanya bakalan masih menemani vario yg baru ini, soalnya gada statement kalau daleman cvt ada yg berubah kecuali kick starter yg hilang….
      tp punya gw baru gredek di km 18rb-an, gara-gara kkn dipegunungan jadi tiap hari kerja keras, dan sempat telat servis gara-gara gada bengkel resmi disana wkwk

  2. Fix
    Nih motor akan jadi market leader lagi, apalagi sektor mesin juga dapet update
    Gak heran jika Honda jadi market leader di Indonesia dan di motoGP, karena selalu bisa kasih produk yang rasional dan harga yang kali ini sangat pas. Karena Lexi ternyata harganya lebih tinggi.
    Sayang sekali semangat serta strategi cantik Honda tidak di ikuti oleh brand lainnya. Padahal kami ingin merk lain bisa memberi perlawanan cukup terhadap Honda. Apalagi, untuk produk Honda terkadang kualitas bahan, finishing, kurang baik. Ditambah sektor mesin yang sering muncul suara-suara aneh.
    Tapi jika melihat produk lain, mau tidak mau saya tetap memilih Vario lagi, karena ternyata produk Yamaha yang saya nanti (QBix dan Smax atau Force) serta matic suzuki lainnya kurang memenuhi ekspektasi, baik dari segi desain serta kehadirannya yang sepertinya pupus untuk hadir di tahun ini.
    Kesalahan Merk lain selain dari desain adalah timing yang tidak pernah pas. Ketika publik ingin motor begini begitu, banyak yang tidak bisa memenuhi tuntutan selera pasar. Sementara Honda bisa dengan cepat memberikan pilihan tersebut, walau dengan berbagai keluhan dan kekurangannya.
    Tapi, belajar dari kasus-kasus terdahulu, saya akan membeli vario ini ketika produk ini sudah melewati beberapa batch produksi. Karena biasanya setelah sekian batch, honda memberikan update dari sektor-sektor tertentu walau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

  3. desainnya kurang greget, kayak honda beat digelembungin….
    desain stoplamp lebih keren kalau tetep 3cluster kaya yg lama, lebih keliatan mewah+elegan….
    end cap muffler mentah-mentah ambil milik cb/r, coba sedikit diubah macam model slash cut….
    no RDB+cakram depan masih 190mm, well dengan power nambah 0,5hp makin ngloyor parah deh….
    pengoperasian keyless ribet amat, pencet starter>putar knob>pencet starter lagi…..
    no power outlet, yakin masih mau dibilang skutik fungsional…
    kalau untuk position menurut gw gabakalan ganggu PCX, malah kalau fitur bisa serupa PCX bakalan jadi tandem yg susah dibabat sm kompetitor…

  4. Ban kurang lebar sama absennya port charging, sama mungkin khusus yg 150, cakram depan kurang lebar dikiit lagi, model wavy-nya udh bagus

  5. Mestinya sesuai desain awal aja. Ttapi shock satu ya ga masalah ganti cakram..
    Yg desain awal tromol mendadak cakram.. Jadi penyakit bengkok berjamaah soknya.

  6. Kalau menurut saya sih ni motor sudah joss kang,kurangnya menurut saya agak sepele seperti ban gambot,dan hazard,hehehe betul kang kekurangan motor ini bisa diatasi kok seperti pemasangan ban gambot tinggal deh kebengkel ubah pelk kemudian pasang ban gambot,hehe kemudian hazard khan sekarang gampang banyak alat,utak utik kelistrikaan….kemudiaaann…tarraaaa..jadi deh hazard

  7. Tambahin lagi kang kalau masalah cakram mah buat ane gak masalah,justru kalau pake tromol lebih mudah perawatannya,tapi ati ati aja kalo ujan,nanti bisa nyusrukk loh,hehe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here