Test Ride dan Review Honda CB150 Verza, Nyaman, Gagah, Nurut, dan Torqy!

17

Sobat MMBlog sekalian, pasca AHM merilis Honda CB150 Verza, gak sedikit temen-temen pembaca yang japri ke MMBlog, nanyain gimana rasanya berkendara dengan motor terbaru AHM ini. Oke, kebeneran MMBlog kemarin selain ngeliput launching motor ini, juga berkesempatan untuk ngejajal motor ini. Lokasi test ridenya sama kayak pas test ride Honda PCX 150 lokal, di pelataran parkir JIExpo, tapi treknya dibikin berbeda Sob, oke deh, lanjut ke pembahasan impresi berkendaranya yah.

Ergonomi

Ergonomi Honda CB150 Verza dapat dikatakan sebagai ergonomi yang natural. Bapak-bapak style sih yah. jok relatif rendah, walaupun MMBlog pribadi masih jinjit pas duduk di motor ini. Setang menggunakan setang pipa berwarna hitam doff yang tinggi dan enggak terlalu lebar, posisi foot step agak ke depan. Ergonomi seperti ini mengingatkan MMBlog sama ergonomi standar Suzuki Thunder 250. Nyaman, dan Pas, siap untuk riding harian ataupun touring jarak jauh. Intinya ya rileks deh Sob.

Performa

Mesin CB150 Verza menggunakan mesin yang juga dipakai digenerasi lawasnya. MMBlog udah lumayan familiar sama performa mesin ini. Dulu pernah touring agak jauhan pake Verza lawas. Mesin yang powerfull, penuh torsi, irit, dan adem. Untuk berangkat dari stop hingga ngacir sih gak butuh bejekan gas terlalu dalam atau rpm yang tinggi, karena dari bawahnya udah ngisi. Mesin pendingin udara, SOHC, dua klep, bener-bener mesin yang simpel, mesin motor pekerja yang PAS! Napas per-gigi enggak panjang, relatif pendek, ya karena untuk torsi itu lah Sob.

Pengereman

Daya pengereman menurut hemat MMBlog sudah baik. Cakram depan dan tromol di belakang udah cukup banget untuk menghentikan laju sepeda motor dengan presisi dan terencana.

Handling

Suspensi motor ini kalau MMBlog bilang, masuk ke dalam kategori intermediate. Enggak empuk-empuk amat, tapi juga enggak keras, biasa aja lah. Kalau dinaekin pas boncengan, baru kerasa lebih empuknya, nyaman. untuk diajakin belok-belok, motor bener-bener nurut dan ringan. Tapi karena ban bawaan terkenal dengan karakter licinnya (Mas Priyo, mantap Presiden Verza Indonesia yang bilang) jadi ya MMBlog gak eksplore lebih jauh. Okelah, standar motor aja Sob.

Lain-Lain

Menggunakan spion generik yang dipakai di motor sport Honda, pandangan ke belakang jadi jelas terlihat. Tuas kopling juga empuk, walaupun enggak seempuk motor yang menggunakan assist & slipper clutch. Handle gas juga ringan, di unit yang MMBlog jajal ada feel “kreseek” gitu pas dipelintir. Tuas rem juga handy, enak dibejek-bejeknya. Untuk pencahayaan lampu bulatnya, belum MMBlog ketahui bagaimana intensitas cahayanya, lah kan test-nya siang, hehehe. Tapi kalau menggunakan bohlam H4 mah, Insya Allah dah terangnya mantab!

Oke deh, semoga bisa nambah referensi yang pengen motor ini yah Sob. sekian, terima kasih, dan semoga berguna!

17 COMMENTS

  1. yamaha ga mau ngeluarin motor sport murah meriah?? oh iya pasca pasca ahm ngeluarin nih motor juragan sono pernah bikin artcle yg intinya motor sport tuh harus punya pride baik dari sisi harga ato design…intinya sport ga murahan…so yamaha ga mungkin kayaknya bikin yg selevel neng verza…ga pride buat wakuncar

  2. Maaf, sudah coba berbaik sangka dan melihat2 gambarnya dari macam2 angle, tapi saya belum ketemu “gagah dan macho” nya dimana.. Culun iya..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here