Menuju Punahnya Motor Nakedbike Empat Silinder Under 750 CC

6

Sobat MMBlog sekalian, motor empat silinder adalah sebuah maha karya yang sepatutnya ada dan lestari. Mesin ini adalah mesin yang bisa dibilang identik dengan mesin yang diperuntukkan untuk digunakan di kendaraan aspal. Suara yang merdu, adem, tenaga yang linear, intinya, empat silinder bener-bener asyik! Melihat perkembangannya, sepertinya motor empat silinder hanya akan ada di kubikasi besar aja khusus nakedbike, under 750 CC empat silinder, bakalan punah kayaknya Sob.

Coba temen-temen lihat perkembangan sekarang. Motor nakedbike empat silinder under 750 CC, pilihannya apaan aja? Yang dijual global umum hanya ada Honda CB650F! Padahal, tahun dibawah tahun 2010, semua pabrikan bermain di segmen ini dengan getol dan HOT! FZ6, FZ6 Fazer, GSR600, Hornet, dll. Kalau untuk pasar domestik, ada Yamaha XJ6 yang kini dijual terbatas di negara yang memang menjadi basis produksinya yakni Malaysia. Bener-bener diambang kepunahan.

Sebenernya, motor under 750 empat silinder adalah motor yang bener-bener pas dan komplit dari segi motor itu sendiri. Suara dapet, tenaga dapet, Cuma mungkin, ongkos produksinya tinggi, dijual mahal enggak laku, dijual murah ya rugi. Walhasil, sekarang daripada bikin motor empat silinder, mendingan total dan fokus di motor dengan mesin dua silinder tapi power disamain kayak empat silinder dengan CC yang yang sama. Sebutlah MT-07, Z650, SZ650. Production cost lebih murah, tapi udah dapet motor dengan power yang amat sangat baik, minusnya enggak ada suara Dzuiing..Dzuiing..Dzuiing..

Kalaupun ada XJ6, CB400, GSR400, itu motor bener-bener cuman terbatas dijual domestik aja, karena memang pasarnya ada di negara tersebut. Toh, nanti motor 400 CC empat silinderpun, eksistensinya bakalan kegeser sama motor yang menggunakan mesin dua silinder. 400 CC empat silinder itu powernya 45-50 daya kuda, motor dua silinder sekarang powernya hampir 40 Daya kuda, makin maju teknologi, power 45 Daya Kuda mesin 250 CC dua silinder bukan lagi mimpi. Sayang bener yak, sebenernya Yamaha XJ6 tuh punya potensi besar kalau dijual di Indonesia dan negara-negara Asia lainnya. Turunan mesin Mas Mul, enak bener daaah.

6 COMMENTS

    • Eeeeeh ad lae roy rupanya…
      Bacak cakap kali kao
      Msh setia j ni kao ndebatin 2t vs 4t, cammananya sm ajakan aku yg lalu untuk “silaturahmi” ..
      Kt coba ajalah kao punya mesin 2t, sm kereta rongsok ku (baca : vespa FFA)
      Mo main jarak berapanya kao lae..??
      201/401/1000m..??
      Klo iy, mana alamat kao, biak aku yg datang jumpai kao..??
      Serius aku ni..

    • @Rudolf

      ente tantangin Aji VAS aja, dia punya vespa balap… DOHC sih lewat ya. Gw baru tau ya klo sesama 2 tak sering nantangin begini? Biasanya yg begitu sih tingkah laku SOHC vs DOHC. tuh di IRS di bantai DOHC

      huehehehee

  1. Yang menarik adalah banyak orang di luar sana (luar asia) yang mengatakan kalau Inline Four (IL4) khususnya IL4 japanese itu “boring”. Tidak ada “character”. Mereka lebih menyukai konfigurasi vtwin atau triple karena lebih berkarakter dibandingkan dengan IL4. Yang dibutuhkan untuk riding di jalanan adalah torsi, konfigurasi vtwin menawarkan torsi yang besar dari putaran mesin rendah. IL3 adalah kompromi antara torsi dan power.Jadi menurut saya, mengapa IL4 perlahan mulai pudar karena pasarnya yang menghilang. Di negara – negara yang moge dikatakan sebagai motor mewah lah yang masih menyukai IL4,IMHO

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here