Honda GL Series Jadi Motor Favorit Rider Bromo, Part Melimpah dan Torsi Padat!

6

Sobat MMBlog sekalian, pagi-pagi sekali MMBlog kudu bangun untuk beranjak ke penanjakan guna melihat sunrise dari kawasan Bromo Tengger Semeru. Bangun jam 3 pagi, Jeep-Jeep tua yang gagah sudah siap untuk mengantar kami menuju penanjakan. Pagi buta, serba gelap, MMBlog melihat ada sinar lampu temaram yang memecah kegelapan, seperti lampu sentir, ternyata lampu itu berasal dari lampu sepeda motor Honda keluaran lama yakni Honda GL series.

Ya betul Sob, Honda GL series adalah motor yang diandalkan oleh masyarakat kawasan Bromo Tengger Semeru sebagai motor operasional harian, mencari nafkah, dan yang pasti, motor yang punya beban berat. Variannya? Ada GL100, GL Pro, dan GL Max. Terlihat, mesin engkelnya itu langsung hidup ketika diengkol. Terlihat juga, motor ini dengan gagahnya membawa penumpang untuk nanjak-nanjak di tanjakan yang lumayan curam.

MMBLog sebagai rider motor lawas Honda, Honda Win 100, jadi penasaran, emang apa sih istimewanya motor ini? Kenapa kok gak pakai Verza atau Scorpio atau motor lain? setelah melakukan penelusuran, diketahui bahwa Honda GL series punya mesin yang tangguh, anti rewel, sparepart yang melimpah, dan yang paling penting, unitnya murah dan harga sparepartnya pun murah!

Selain itu, karena masih menggunakan karburator, ownernya pun bisa melakukan perbaikan sendiri tanpa harus membawanya ke bengkel untuk didiagnosa layaknya motor-motor injeksi. Karbu? Gak akan punah!

Betul banget, untuk membeli motor baru sekarang, terlebih motor sport, dibutuhkan dana minimal 17 jutaan. Lain soal dengan GL tua, modal 4-6 juta, sudah dapat motor “busuk” tinggal dibenerin ina itu sedikit, motor udah bisa jalan dan ngegas lagi! Torsi besar, nyaman, sparepart banyak, yaaa mana bisa ditolak lagi value dan keuntungan kayak begini? Toh, motor untuk nyari duit banget, sama sekali bukan untuk nongkrong atau gaya-gaya-an.

Desainnya bisa dibilang emang udah jadul abis, jadul lho ya, klasik kagak, vintage belom, wkwkwkw, tapi ini motor, mesin engkel serta jok panjangnya emang bikin rider jadi demen banget. Win 100 yang bermesin bebek udah enak, powernya udah kuat, gimana ini yang mesinnya mesin tegak dan lebih dari 100 CC? Gak heran, warga Bromo Tengger Semeru pada betah menggunakan motor ini sebagai armada sehari-hari, yang ditandem dengan Jeep Land Cruiser FJ40 yang juga sudah tua tapi tetap garang.

Gimana Sob? masih underestimate sama motor tua? Mending pikir lagi, xixixix.

6 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here