thunder retro

Sobat MMBlog sekalian, ingetkah temen-temen, pada tahun 2000-an awal, ketika motor fairing belum ramai dan terjangkau seperti sekarang, lumayan banyak konsumen yang berlomba-lomba untuk memodifikasi sepeda motor streetbike jadulnya menggunakan fairing? Biasanya, di tahun itu korban modifikasi ini adalah Honda Tiger, Suzuki Thunder 125, Megapro, dan Scorpio, terus menggunakan fairing Honda NSR150 SP. Motor fairing ada, tapi harganya bener-bener bikin cenut-cenut, dan motornya gak seumum sekarang karena masih built-up. Sekarang, pengen punya motor fairing yang rapih, udah gak perlu ribet lagi, udah ada langsung di dealer.

Nah, sekarang ini, gegara produsen atau pabrikan belum berlomba-lomba membuat motor dengan konsep retro, motor-motor “tua” tersebut di godok lagi menjadi motor dengan konsep retro. Ya, pengalaman empiris aja deh, pengamatan visual sehari-hari, pasti ada aja motor dengan konsep jadul di jalanan, entah itu caferacer, japstyle, boober, scrambler, dll. Semua itu custom Sob, yups, yang asli pabrikan hanya Kawasaki Estrella aja, dan itupun harganya tembus 70 juta rupiah sekarang, sadiiiss! Bahkan di forum jual beli pun, kalau temen-temen mengetik keyword Thunder 250, maka prosentase yang dijual standar dan yang sudah dimodifikasi retro bisa dibilang berimbang. Trend retro ini memang lagi kuat dan naik daun!

XSR900

Biasanya sih yang berani main duluan Kawasaki. Menggunakan basis mesin Eliminator 175, dibikin Estrella 175, dijual gak sampai 30 juta, ini motor niscaya bakal bikin pabrikan lain melek, apalagi kalau motornya laris ban Ninja 250. Desain motor customable dan modifable, atau kasih part-part modifikasi bolt-on yang ciamik, dijamin motor model begini bakalan laris! Atau Yamaha, dengan varian XSR250 misalnya? Ini juga keren. Jadi berdasarkan temanya, retropun dapat dipecah dengan satu varian yang “Jadul Oriented” dan satu lagi “Performance Oriented”! gimana?