Yang Klasik Yang Asik!

4

satar-9

Sobat MMBlog sekalian, riding itu gak melulu tentang speed, tentang jauh-jauhan, tentang mesin, dan lain sebagainya. Ada salah satu variabel intangible yang menurut MMBlog bikin riding jadi tambah nikmat, gak lain gak bukan adalah brotherhood-nya itu. Brotherhood, sebenernya bukan omong kosong lho di dunia bikers, mungkin saat ini udah mulai sedikit tergerus, tapi kalau temen-temen riding pakai motor klasik, at least motor jadul yang rapih, salam, tetot, senyuman, sapaan, seringkali dialamin Sob.

Thunder 250 cafe retro-16

MMBlog gak punya motor yang pure classic, tapi setidaknya ada dua motor jadul di rumah, yakni Honda Win 100 dan juga Suzuki Thunder 250. Kedua motor ini, punya daya tarik bagi rider lain yang sepertinya, mungkin mereka punya dan merasakan persamaan nasib. Persamaan nasib sama-sama motor tua, motor jarang, dan mungkin agak sulit mendapatkan sparepart. Maka dari itu, naik kedua motor ini, MMBlog gak pernah ngerasa kesepian, ataupun sendirian di jalanan.

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

difotoin sama soulmate di sentul
difotoin sama soulmate di sentul

Sapaannya dari motor semerek apa enggak mas? Gak lho Sob, MMBlog pernah pas bawa Thunder, mendapatkan sapaan dan senyuman ramah dari rider motor klasik Yamaha yang sepertinya adalah motor Yamaha RD350. Salam sapa juga pernah MMBlog alami ketika riding menggunakan Honda Win seratus oleh rider yang menggunakan motor Honda yang telah dimodifikasi ala Japstyle. Kalau mendapatkan klakson atau jempol doang mah udah gak keitung kali, banyak bener Sob.

[/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

jadul
jadul

Makanya, sesuai judul “yang klasik yang asik”, MMBlog gak jarang banget nemuin ini kalau riding pakai si Merah aka ER6n, pernah ketemu sama rider ER6n lain, MMBlog sapa duluan, yah dia menggut aja, gak angkat tangan gak apa, yaudah ke depannya males dan negur lagi, baper saya Sob, wkwkwk. oke deh, gimana menurut temen-temen, setuju gak yang klasik yang asik? Ada pengalaman serupa Sob?

[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

4 COMMENTS

  1. …stater win100.. br br br br

    blauclava, hadir!
    helm SNI, hadir!
    jaket riding. Hadir!
    sarung tangan. Hadir!
    spion. Gak jomblo!
    Ban. masih aman!
    bensin. aman!
    celana jeans panjang. okelah!
    sepatu riding? eh kayanya sendal lebih asoy…

    wkwkwk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here