cb1000r

honda-cengkareng

Sobat MMBlog sekalian, sekedar beropini, biarpun itu prematur gak papa dong yah, hehe. setelah melihat lebih dekat, mencoba menunggangi, dan touring sejauh 240 Km, MMBlog ngebatin di dalam hati “wah, kalau ada versi street atau nakedbike-nya mantep juga nih”. ya gak bisa dipungkiri masbro, biarpun mengusung tag-line Total Control dan sportbike “nyaman” ala CBR, ini motor tetep aja bongkok. Diajak touring 1000 km aja deh, dijamin lepas tuh tulang belakang :mrgreen: . ya emang lebih ke arah sport riding sih.

Kembali lagi ke naked CBR250RR, atau kita mungkin bisa nyebut Honda CB250R. Lho kok CB250R? Gak CB250F? Embel-embel R di belakang cocok dikasih karena emang performa mesin inline 2 silinder Honda ini begitu menggairahkan Sob. kencang, powerfull, akselerasinya cepat, ya untuk kode “F” yang biasanya di kasih di varian motor touring Honda sih kurang greget yah, apalagi kalau mengacu ke desainnya, udah kelihatan bakalan kejam dan temperamen.

2013-Honda-CB1000R1

Sebutlah sasis teralis, ekspose pada rangka macam begini, apabila dikelir merah atau warna panas lainnya, bakalan bikin motor jadi over exposure. Ditambal lagi, knalpot double barrel yang menuai kontroversi, adad yang bilang jadul, tapi gimana ya? Motor-motor Ducati kebanyakan pada double barrel Sob knalpotnya, seperti Monster dan Streetfighter. Makanya MMBlog bilang, naked atau streetbike dari CBR250RR cocok punya nama CB250R, punya greget kayak CB1000R yang asik banget itu.

2104-ducati-monster-1200-s-03

review-cbr250rr-8

Tahun depan, atau tahun depannya lagi, motor ini akan dipelajari dulu nampaknya segala sesuatunya Sob. pasar saat ini punya Z250 dari Kawasaki, Inazuma dari Suzuki, dan MT-25 dari Yamaha. MT-25, varian inilah yang sering banget MMBlog lihat dijalan, karena emang value dan kencang, serta nyaman. CB250R? Gimana menurut masbro? Kalau MMBlog sih yes, tapi yes yes yes kalau Rebel 500, lho?? :mrgreen: