Email Pembaca: Throttle By Wire VS Throttle By Cable, Mana Yang Lebih Enak?

10

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

test ride Dragster-21
mantap

Sobat MMBlog sekalian, fenomena Honda CBR250RR tampaknya punya imbas masif kepada pewarta online kayak Blog dan Media, salah satunya adalah fitur yang digunakan oleh motor ini yakni Throttle By Wire. Gak sedikit email masuk nanyain perkara ini, tapi bukan nanya Throttle By Wire itu apa, tampaknya temen-temen pembaca blog udah pada cerdas dan mantap, mengerti betul teknologi ini, yah emang sih akses udah gampang untuk cari info, tapi untuk experience, Throttle By Wire (TWB) belum banyak yang pernah coba, walhasil banyak yang nanya dah, “Mas, enakan mana TWB atau kabel gas konvensional??” oke deh, pertanyaan sederhana yang bagus nih.

Okeh, TWB aka Throttle By Wire, ini emang teknologi “baru” di motor entry level. Benefitnya jelas lebih banyak. Motor jadi bisa disetting secara lebih leluasa terutama perkara throttle respon, power, dan penambahan-penambahan fitur seperti riding mode, cruise control, dan lain sebagainya. Tapiii, pertanyaan bikers yang belum pernah jajal teknologi ini, pertanyaan sederhana, “enak apa enggak sih?” adalah pertanya yang emang harus dijawab diluar TWB sebagai komunikasi marketing dan teknologi, karena riding adalah riding, dan MMBlog udah pernah jajal TWB di berbagai unit motor. Macam MV Agusta series, Triumph Tiger 800 XC, Yamaha R6, BMW Series, dll, jawabnya adalah.

Tergantung motornya, ada yang enak, ada yang enggak!

Motor-motor Kayak MV Agusta, terlebih Turismo Veloce, punya throttle respon yang kocak abis Sob. kalau di gas, mesin nge-revving ada lag-nya, kayak telat gitu. Persis dah kayak Haji Bolot kalau lagi digetokin panci, terus kagetnya delay 😆 . bikin riding jadi agak-agak gimana gitu, daaan, kebanyakan TWB itu pada enteng-enteng banget throttlenya. Kalau yang udah biasa pake Throttle By Cable (TBC) apalagi yang kabel slingnya udah karatan didalem, weleeehh, tangan asli kebablasan kayak anak SMA yang main game online :mrgreen: .

CBR250RR-21

TWB VS TBC, kalau MMBlog pribadi, jujur MMBlog lebih demen TBC (bukan penyakit) karena emang responnya lebih bisa diprediksi, terus dengan “berat”-nya memelintir handgrip, respon dan kontrol juga jadi lebih presisi Sob. walaupun TWB milik BMW, R6, Triumph punya respon yang lebih baik, tapi tetep, biker jadul kayak MMBlog merasakan kalau TBC lebih sreg dan lebih nyaman. hmm, hal ini gak lepas dan gak lain karena emang MMBlog gak punya motor yang menggunakan TWB, kalau Mbah Dukun yang cerita mungkin bisa beda lagi ceritanya.

[/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

konvensional
konvensional

Jadi, kalau temen-temen nanya TWB enak apa enggak, kalau menurut MMBlog selama nyoba TWB di moge sih kagak sedep-sedep amat, keentengan Soooob, wkwkwkwk. Nah, kalau di Honda CBR250RR belum tahu dah, bisa jadi malah sedep, atau aneh, atau anyep, wkwkwk, nantilah kita coba Sob. tapi kemungkinan besar sih enak, karena ini motor kan motor sport “entry level” yang segmennya luas, sampe gak enak sih rugi bandar Sob, soalnya TWB itu kadang jadi issue juga lho di forum-forum bikers luar negeri. Ya gitu, banyak yang demen, tapi gak sedikit juga yang ngeluh karena kelewat sensitif!

 [/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

10 COMMENTS

  1. Mungkin Throttle By Wire kayak punya innova dan Throttle By Cable kayak punya avanza.
    Responnya beda, Throttle By Wire kayak punya innova ada sedikit jeda saat pedal gas ditekan.

  2. teknologi di ciptakan pasti utk kenyamanan dan keamanan..
    teknologi baru butuh waktu buat di terima..itu wajar.
    sampe saat ini masih banyak ko yg ogah pake motor injeksi ato gk suka ABS krn mentul-mentul..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here