Mesin Dua Silinder V-Twin, Nasi Goreng Spesialnya Mesin!

9

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

kok jadi ada die?
kok jadi ada die?

Sobat MMBlog sekalian, sekarang bahas mesin lagi ah. Nah, kemarin kan ngebahas mesin V4 ya, sekarang saatnya ngebahas yang dua siilindernya. Seperti yang telah kita ketahui bareng-bareng, mesin V Engine itu yang terkenal adalah dua silinder. Pabrikan-pabrikan besar banyak yang menjadikan mesin ini sebagai trade mark mesin motor mereka, Harley Davidson, Ducati, Victory, adalah sebagian kecil pabrikan yang menggunakan mesin ini untuk motor-motor mereka, terus gimana karakternya?

MMBlog udah pernah mencoba beberapa motor yang berkonfigurasi V-Twin, mulai dari Harley-Davidson, Ducati Monster, Ducati Hypermotard, Ducati 1198, dan Cagiva Raptor. Nah, kalau boleh dibilang, mesin V-Twin menawarkan torsi dan tenaga yang asyik, entertaining, menyenangkan, namun lebih terprediksi! Power, lebih menonjol ketika diputaran bawah, walaupun pabrikan Ducati juga punya mesin V atau L yang bisa ngitir hebat di putaran tinggi, tapi tetep tarikan bawah mesin V asli ngejambak!

test ride hypermotard

Butuh genggaman tangan yang mantap dan proper di grip setang kalau emang mau menghentak gasnya, karena percaya deh, ledakannya gak main-main! Badan berasa terpental ke belakang banget Sob! tapi lebih menyenangkan ketimbang V4 karena bisa diprediksi dengan matang! Ketika mencoba Cagiva Raptor, yang menggunakan mesin Suzuki TL1000, berasa banget power bawahnya, ngejambak! Hypermotard 1100 pun demikian, tarikan bawahnya, menengah, hingga atasnya asyik terus!

Panas Mesin? Nah ini, selama MMBlog nyoba sih mesin V-Twin selain Cagiva Raptor yang notabene pake mesin Jepang, pada panas-panas. Karena ya mau gimana lagi, salah satu mesin ada yang mau gak mau dibawah aset kita masbrooo đŸ˜† , kalau Harley, panasnya berasa di betis. Tapi, jujur, menurut MMBlog hanya mesin V-Twin lah diantara mesin-mesin lain yang suara mesin dan karakter getaran mesinnya bisa menyamai kerinduan dan keinginan akan mesin empat silinder!

nightrod-2

Mesin dua silinder V Twin, di Indonesia belum terlalu umum juga untuk motor-motor entry-level. Mungkin, kalau dibikin, harganya bisa gak bersahabat, karena ya lihat aja, ada dua mesin gitu kan? Walaupun motornya pasti bisa dibikin lebih ramping, tapi tetep, IMHO, costnya untuk produksi bisa lebih tinggi dari mesin dua silinder inline.

Makanya MMBlog bilang di judul kalau mesin V-Twin adalah Nasi Goreng Spesialnya mesin motor, karena apa? Karena emang khas, karakternya unik, menyenangkan dibawa di segala kondisi jalan, kondisi mood rider, kayak Nasi Goreng Spesial yang ngenyangin, renyah, spycy, dan yang pasti bikin ketagihan. Belum ada sih ya pabrikan lokal yang bikin mesin V-Twin dengan kubikasi kecil, padahal menarik lho ini. Yang paling terbuka kemungkinan sih Honda dengan VTR250 dan Suzuki kalau mau bikin mesin V 250 dengan embel-embel SV Series. Honda dulu malah ada Varadero 125, 125 CC bermesin V-Twin!

Oke deh, kita tungguin bareng-bareng Sob, semoga ada beneran yah, hehe, oke deh, sekian, terima kasih dan semoga berguna yah.

[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

9 COMMENTS

  1. Pengaruh stroke panjang dan pendek bagaimana mas? Jika v2 ini torque di lower rpm apakah akan sangat njambak jika jenisnya overstroke? Konsumsi bbm dibandingkan 2 silinder inline?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here