Tachometer, Perlu Atau Tidak Di Sepeda Motor Sob?

16

Harley Davidson Sporster 48-5

Sobat MMBlog sekalian, melihat sepeda motor zaman sekarang, kayaknya udah gak ada lagi motor yang tidak menggunakan takometer. Bisa dibilang, takometer adalah fitur yang lumayan penting bagi rider, berguna memantau putaran mesin, dan variabel riding lainnya. Namun demikian, di motor-motor cruiser agak jarang lho yang menggunakan takometer. Seperti yang telah MMBlog tuliskan di beberapa artikel terdahulu, MMBlog ketemu sama Harley Davidson Sportster 48, dan dulu Kawasaki Eliminator MMBlog juga gitu Sob, itu motor murni gak ada takometernya masbro, nah jadi gimana tuh?.

Kayaknya, di motor-motor konvensional khususnya cruiser, takometer ditiadakan karena emang putaran mesin-mesin motor cruiser itu gak terlalu tinggi, bukan gak terlalu tinggi, malahan rendah banget! Tarik sebentar ganti gigi, tarik sebentar ganti gigi, jadi emang gak penting-penting amat yah, udah gitu, tiap gigi di motor-motor cruiser itu biasanya torsinya selalu melimpah masbro, jadi gak perlu dah tuh mantengin takometer, tinggal Insya Allah jalan, xixixixi.

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

punya XSR900
punya XSR900

Selain itu, takometer juga kayaknya ada unsur pemberi/pengurang estetika. Kalau di motor cruiser, biasanya motor kudu simpel, speedometer satu aja udah cukup, kebanyakan pernak-pernik jadi jambrong dah, wkwkwk :mrgreen:

Fungsi alternatif lainnya adalah takometer bisa berfungsi sebagai entertaintment. Yups, pabrikan mulai bikin takometer dengan tampilan yang eyecathing, dengan lampu led yang berwarna-warni. Seperti contohnya ada tuh kayak di Suzuki GSX-S1000 yang bisa disetting supaya unik, dan moge-moge top of the line dari Kawasaki, yang naik dinamis seirama dengan putaran mesin, dan punya gradasi warna yang menarik.

[/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

speedometer hingga 180 km/jam
speedometer hingga 180 km/jam

Takometer tampaknya saat ini bisa dibilang lebih penting dari speedometer, soalnya banyak rider yang speedometernya dimatiin tapi takometernya kagak, hehe. Gerakannya emang lebih dinamis dan atraktif sih kalau yang analog yah

Oke deh, pantau terus mesin motor temen-temen yah. Sekian, terima kasih, dan semoga berguna yah!

[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

16 COMMENTS

  1. ane justru lebih sering mantau taachometer drpd spedometer.
    pas turing ane selalu jaga rpm gk terlalu tinggi biar mesin gk cepet cape.

  2. Buat saya malah lebih penting takometer untuk jaga rpm di powerband yg ideal terutama kalau lewat jalan di gunung. Powerband pulsar enaknya diantara 4500 – 6500 rpm. Dibawah itugak ada tenaga, diatas itu mesin getar gak nyaman

    Speedometer mah fungsinya paling sebatas info untuk jaga kecepatan maksimal yg diatur rambu

  3. Dengan adanya takometer kita jadi tau kapan motor berada pada torsi maupun power optimalnya dicocokan dengan spek teknis. Pas mai nanjak bisa ancang2 di rpm torsi maksimal.
    Mau berakselerasi/nyalip ancer2 pindah gigi sedikit setelah rpm power max

    So bagi saya takometer jauh lebih berguna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here