Review Product : Review Jaket REV’IT! Airwave

10

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

MMBlog with Rev'it Airwave dan BMW R1200 GS LC
MMBlog with Rev’it Airwave dan BMW R1200 GS LC

Sobat MMBlog sekalian, artikel perdana mengenai review produk pertama di monkeymotoblog.com nih, hehe. Artikel pertamanya malah artikel review yang dibuat oleh kontributor sekaligus sahabat MMBlog Bro Dimas, wkwkwk :mrgreen: . Review yang pertama kali ini adalah review mengenai jaket kesayangan Bro Dimas, yakni Jaket Rev’it Airwave. MMBlog jembrengin aje dah tuh Sob tulisan Bro Dimas, semoga bermanfaat dan menambah referensi jaket riding pilihan temen-temen yah. Oia, ada tambahan dikit dari MMBlog karena MMBlog juga udah sempet nyobain soalnya 😀 .

SONY DSC

Rev’it! adalah perusahaan jaket motor asal Belanda yang fokus pada lini touring. Jaket ini sendiri hampir setara dengan kualitas Dainese, hanya saja branding jaket ini masih kurang tenar dibanding alpinestar, RS Taichi, Komine dan Dainese. Padahal perusahaan yang berusia cukup muda ini menjadi salah satu jaket yang populer di amerika. Lini yang paling digemari adalah Rev’it airwave, yang merupakan jaket entry level dari rev’it. Jaket ini juga mendapat perhargaan ZLA award dari revzilla sebagai jaket entry level terbaik.

[/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

SONY DSC
SONY DSC

 

bahan jaket ini terdiri atas polyester 600D, Polyester rib, Lorica artificial leather, PWR shell mesh dan Reflection. jaket Airwave didesain untuk cuaca panas, kering dan tropis. bahannya terbuat dari mesh. mempunyai ventilasi yang sangat besar, jadi tidak perlu khawatir merasa gerah saat siang hari. protektor jaket ini sudah dilengkapi dengan CE KNOX pada bagian pundak dan lengan. bagian punggung bisa ditambah protektor dan dijual terpisah.

SONY DSC

SONY DSC

pengalaman memakai jaket ini pada siang hari, sangat nyaman sekali. lebih tepatnya seperti efek AC dalam mobil, bukan efek angin yang langsung menghujam ke tubuh yang menyebabkan tubuh terasa tidak nyama. Dipakai perjalanan ke Depok dan Tangerang sangat nyaman. Badan tetap terasa fit. Hanya saja untuk dipakai pagi sebelum matahari terbit, maupun malam hari akan terasa lebih dingin dibanding saat siang hari (makanye dobelin pake baju lengan panjang mas, wkwkwk).

[/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

SONY DSC
panel meshnye gede juga yak

Poin plus jaket ini adalah jaket yang stylish. Pengalaman mengenakan jaket ini, membuat beberapa pengendara motor atau pejalan kaki sempat menengok. Bahkan salah satu teman selalu memuji jaket ini setiap kali ketemuan. poin plus lainnya adalah jaket ini sudah dilengkapi bagian “jeans loop”, yang berfungsi menutup bagian belakang punggung. juga, 4 kantong besar (2 depan dan 2 dalam jaket) yang cukup menyimpan telepon seluler, dompet maupun benda penting lainnya.

SONY DSC

salah satu nilai kurang dari jaket ini adalah velco (snap on kali yah mas? velcro kan yang serabut) bagian leher yang agak susah untuk dimasukan ke dalam lubang. sehingga butuh waktu yang agak lama. Walau demikian, jaket ini sungguh direkomendasikan untuk dipakai di tempat tropis. cocok dikenakan ke acara-acara yang resmi maupun ketemu klien. tidak harus digunakan saat touring, juga bisa dipakai untuk sehari-hari.

[/fusion_builder_column][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

SONY DSC
di area dada telihat menggembung

Nah, itu adalah review dari Bro Dimas temen-temen, kalau MMBlog pribadi ketika mengenakan jaket mesh ini, yang MMBlog rasain adalah nyaman, nyaman, dan nyaman! Untuk tambahan informasi, jaket ini tipenya adalah jaket loose fit, alias fit tapi agak gombrong, hehe. entah karena itu Size-nya adalah size M, baik di Bro Dimas atau di MMBlog terlihat masih agak longgar, namun panjang lengan sempurna, gak kepanjangan atau kependekan.

Biasanya sih jaket loose fit gini, pas buat riding harian, ataupun touring, badan gak terlalu stres karena ketatnya jaket. tapi kayaknya sih, di MMBlog ukuran M masih agak kegedean yah, liat aja bagian dada pas MMBlog riding pake GS, agak ngegembung ke depan Sob, tapi sama sekali gak ngurangin tingkat kenyamanannya. oke deh, makasih banyak Bro Dimas udah mau sharing Jaket kesayangannya! oia, untuk harganya, Bro Dimas beli di Revpro dengan harga 2 jutaan hampir tiga juta Sob, hihi, mayan juga yah :mrgreen: . Tapi ada harga ada rupa pastinyaa

Tinggi Badan dan Berat Badan MMBlog : 167 cm dan 70 kg

Tinggi Badan dan Berat Badan Bro Dimas : 170 an cm dan 70 sekian kg[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

10 COMMENTS

  1. lmyan lah tp desainnya biasa aj,cm fitur ga panas itu yg ane suka sesuai fungsi yg mnjadi kndala dijaket2 mtr yg ane punya saat ini,soal brand fav ane sih lbh prefer ke Dainese,kl dana tipis brand lokal C***** ajlah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here