Intermezzo : Motor, Lain Tempat Lain Bentuk

13

[fusion_builder_container hundred_percent=”yes” overflow=”visible”][fusion_builder_row][fusion_builder_column type=”1_1″ background_position=”left top” background_color=”” border_size=”” border_color=”” border_style=”solid” spacing=”yes” background_image=”” background_repeat=”no-repeat” padding=”” margin_top=”0px” margin_bottom=”0px” class=”” id=”” animation_type=”” animation_speed=”0.3″ animation_direction=”left” hide_on_mobile=”no” center_content=”no” min_height=”none”]

Ini Masih Motor Ya? :D
Ini Masih Motor Ya? 😀

Sobat MMBlog sekalian, seperti yang udah kita ketahui dan sepakati bersama bahwa sepeda motor adalah kendaraan yang paling “hebat” . Dengan motor, seseorang dapat pergi kemanapun ia mau (kecuali jalan tol di Indonesia). Oleh karena itu, motorpun dibentuk sesuai dengan peruntukan dan habitatnya. Tapi, ada beberapa motor yang memang dibuat spesial oleh ridernya karena memang, di tempat tersebut motor dengan desain atau standar pabrik belum tentu dapat melintas dijalan tersebut.

Foto0232

Adalah di kecamatan Cikalong Kulon, desa Mekarsari, kampung Biskem, MMBlog mendapatkan foto motor terlampir. Motor yang digunakan adalah motor bebek tua, yang semua bodynya sudah tidak ada lagi yang nyantol, hanya tinggal sasis dan mesin (ban sama pelek pasti lah ya, hehe). Selain itu, ada juga bagian sasis yang diperkuat dan dimodifikasi agar lebih kuat. Motor tersebut digunakan untuk mengangkut berbagai komoditi yang beratnya mencapai ratusan kilogram, mulai dari batu, pisang beberapa tandan, karungan pasir, rumput, kayu, dan lain sebagainya.

Foto0237 Foto0234

 

 

 

 

 

 

Motor ini bisa dibilang kerjanya teramat sangat berat. Tidak hanya harus kuat mengangkat dan mengangkut berbagai macam barang, motor ini juga harus dapat melalui berbagai medan seperti lumpur, kubangan, jalan berbatu, bahkan sampai ban-nya harus dibalut oleh rantai agar dapat melalui jalan berlumpur. Ya, sebenernya sih bisa aja ya pakai ban cangkul, tapi boro-boro untuk beli ban cangkul, saudara kita di desa bahkan untuk membeli 1 kilogram beraspun terkadang sulit. Itulah, kita yang punya motor apik, bisa makan enak, semestinya kudu bersyukur.

Foto0241

Selain motor yang tangguh, untuk mengendarai motor-motor begini juga dibutuhkan rider yang juga tangguh. Tuntutan kehidupan dan tanggung jawab otomatis mengasah skill berkendara rider-rider motor ajaib ini. Jujur, waktu MMBlog ngelihat sang rider riding dengan motornya, MMBlog cuma bisa melongo’ doang. Walah, bener-bener ajib deh. Barang gak hanya di taro dibelakang, tapi juga dibagian depan yang otomatis kaki jadi mesti ngangkang dan ridernya masih bisa bermanuver di tengah jalanan rusak dan berbatu-batu! Jozz Mantap Yess!!

Oke deh, sekali lagi, MMBlog berwasiat kepada teman-teman dan khususnya kepada diri MMBlog pribadi agar tidak lupa untuk selalu bersyukur dengan motor yang telah kita miliki dan lingkungan tempat tinggal yang kita tinggali. Oke deh, semoga berguna ya, MMBlog masih di luat kota nih, ada hajatan euy, xixixi[/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

13 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here